#Nutrisi19
Satu Kali Makan Besar Jarang Merusak Diet
Tinjauan baru menunjukkan satu kali makan berlebih biasanya tidak merusak penurunan berat badan secara fisik. Pola pikir dan rencana makan terencana lebih penting, sementara indulgensi spontan bisa memicu rasa bersalah dan makan berlebihan.
Foto oleh Total Shape, Unsplash
Kelangkaan Natrium Mengancam Herbivora Besar di Afrika
Penelitian menunjukkan banyak herbivora liar di Afrika sulit mendapat natrium hanya dari tumbuhan. Kekurangan natrium terutama memengaruhi hewan besar dan dapat meningkatkan risiko konflik dengan manusia di daerah rendah natrium.
Pengganti Daging Nabati Ubah Lemak dalam ASI dalam Enam Hari
Uji klinis kecil menemukan bahwa mengganti daging sapi dengan pengganti daging nabati mengubah jenis lemak dalam ASI hanya dalam enam hari. Peneliti mengatakan perubahan itu mungkin berpengaruh pada perkembangan otak dan kekebalan bayi.
Pembatasan Kalori Ubah Protein Otot dan Tingkatkan Respons Insulin
Penelitian pada tikus usia 24 bulan menunjukkan pembatasan kalori 35% selama delapan minggu mengubah fosforilasi protein otot dan meningkatkan penyerapan glukosa yang dipicu insulin, dengan respons molekuler berbeda antara jantan dan betina.
Merokok kanabis dan diet olahan tingkatkan risiko masalah jantung
Studi laboratorium menemukan merokok hemp (kanabis) dapat melemahkan jantung dan risikonya lebih besar jika orang makan banyak makanan olahan tinggi minyak biji. Kombinasi itu juga melemahkan sistem kekebalan dan perbaikan tubuh.
Salmonella kebal obat mencemari makanan anak di Karamoja
Studi peer-reviewed menemukan hampir setengah makanan dan air untuk anak di bawah lima tahun di Karamoja tercemar Salmonella yang kebal obat. Resistensi tinggi terhadap azithromycin dan kondisi sanitasi yang buruk memperparah malnutrisi dan diare.