Sebuah uji acak melibatkan 24 keluarga di Austin. Selama 25 hari, para peneliti menyediakan makanan seimbang yang sama kecuali sumber protein utama: daging sapi utuh atau pengganti nabati ultra-proses.
Total lemak dalam makanan tetap sama, tetapi jenis lemak dalam ASI berubah sesuai pola makan. Perubahan itu terlihat dalam enam hari. Ibu yang mengonsumsi pengganti nabati menunjukkan penurunan asam lemak rantai panjang tak jenuh ganda, nutrisi yang mendukung perkembangan otak bayi, dan kenaikan lemak jenuh dari minyak tropis.
Hasil ini diterbitkan di American Journal of Clinical Nutrition. Peneliti menyebut satu pertukaran makanan dapat mengubah apa yang diterima bayi melalui ASI, dan mereka menekankan perlunya panduan berbasis bukti untuk ibu menyusui.
Kata-kata sulit
- uji acak — penelitian dengan pembagian peserta secara acak
- pengganti nabati ultra-proses — makanan dari tanaman yang diproses sangat banyak
- lemak — zat makanan berenergi yang ada dalam makananTotal lemak, jenis lemak, lemak jenuh
- tak jenuh ganda — jenis lemak dengan dua ikatan rangkap
- nutrisi — zat di makanan yang penting untuk tubuh
- panduan berbasis bukti — petunjuk yang dibuat berdasarkan hasil penelitian
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Jika Anda seorang ibu, apakah Anda akan memilih daging sapi atau pengganti nabati selama menyusui? Mengapa?
- Mengapa menurut Anda peneliti menekankan kebutuhan panduan berbasis bukti untuk ibu menyusui?
- Apa yang penting diperhatikan saat memilih makanan selama menyusui?
Artikel terkait
Penggunaan Zat oleh Remaja AS Tetap Rendah Setelah Pandemi
Survei Monitoring the Future (University of Michigan) menemukan penggunaan sebagian besar zat oleh remaja AS tetap mendekati titik terendah 2021. Ada kenaikan kecil untuk heroin dan kokain, sehingga para peneliti mendesak pemantauan lebih lanjut.
Pola Makan Tradisional Afrika Kurangi Peradangan
Studi gabungan menemukan bahwa beralih ke pola makan tradisional Afrika menurunkan peradangan dan memperkuat respons kekebalan, sedangkan pola makan Barat meningkatkan peradangan. Hasil ini relevan untuk kenaikan penyakit tidak menular di Sub-Sahara Afrika.
Pelatihan Kecepatan Kognitif Kurangi Risiko Demensia
Peserta lansia yang menyelesaikan pelatihan kecepatan kognitif dan beberapa sesi penguat memiliki kemungkinan lebih kecil didiagnosis demensia sampai dua dekade kemudian. Temuan ini berasal dari uji klinis jangka panjang pada orang dewasa lanjut usia.
Penglihatan dan Bahaya Rumah Tingkatkan Risiko Jatuh pada Orang Tua
Sebuah studi menemukan gabungan kehilangan penglihatan dan bahaya di rumah secara signifikan meningkatkan risiko jatuh pada orang tua. Peneliti menekankan perawatan penglihatan dan modifikasi rumah untuk mencegah jatuh.