- Studi baru: 20 menit olahraga dua kali seminggu.
- Ini membantu melambatkan demensia pada orang tua.
- Penelitian dipimpin oleh Center for Community Health and Aging.
- Hasil dipublikasikan di Journal of Physical Activity and Health.
- Sampel analitik terdiri dari 9.714 peserta.
- Usia median peserta adalah 78 tahun.
- 68,6% laki-laki dan 31,4% perempuan.
- Delapan persen didiagnosis Alzheimer atau demensia.
- Orang yang aktif sedang punya risiko demensia lebih rendah.
- Gerak rutin seperti jalan kaki dianjurkan.
Kata-kata sulit
- demensia — kehilangan ingatan yang terjadi pada orang tua
- peserta — orang yang ikut dalam sebuah studi
- median — nilai tengah dari satu kumpulan angka
- mempublikasikan — membuat hasil studi tersedia untuk umumdipublikasikan
- risiko — kemungkinan terjadi masalah atau bahaya
- menganjurkan — menyarankan agar orang melakukan sesuatudianjurkan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda jalan kaki setiap minggu?
- Berapa menit Anda olahraga setiap kali?
- Pernahkah Anda ikut studi kesehatan?
Artikel terkait
Waktu Hari Memengaruhi Efek Kemoterapi pada Glioblastoma
Penelitian menemukan waktu hari memengaruhi respons glioblastoma terhadap kemoterapi temozolomide. Aktivitas enzim MGMT berubah sepanjang hari, dan waktu biopsi juga dapat memengaruhi penilaian metilasi tumor. Temuan ini mendorong penelitian klinis lanjut pada kronomedisin.
Penelitian: Dampak Kesehatan Revolusi Industri Tidak Merata di Inggris
Studi bioarkeologi menemukan paparan logam berat selama Revolusi Industri berbeda antar komunitas dan kelompok sosial. Perempuan di kota industri menunjukkan konsentrasi arsenik dan barium lebih tinggi, hasil yang relevan untuk kebijakan perlindungan.
Metode Ultrasound Baru Bantu Bedakan Kista dan Massa
Peneliti mengembangkan pemrosesan sinyal ultrasound yang membedakan massa berisi cairan dan massa padat lebih akurat. Uji awal menunjukkan deteksi benar 96% dibanding 67% dengan alat konvensional; penelitian dari Johns Hopkins ini didanai federal.