Pria Shan '04' kehilangan pekerjaan di Santitham setelah sakitCEFR A2
6 Feb 2026
Diadaptasi dari Prachatai, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Nopparuj Lamaikul, Unsplash
Seorang pria Shan berusia 20 tahun bekerja sebagai host di Santitham, Chiang Mai. Ia disebut "04" di tempat kerja. Sebelum Tahun Baru ia terkena penyakit menular (bukan HIV) dan kehilangan pekerjaan. Pada 3 Januari ia dibawa ke rumah sakit untuk perawatan dan janji tindak lanjut.
Ia tumbuh di Shan State dan pernah menjadi saman anak. Ia meninggalkan biara saat 18 tahun untuk membantu keluarga karena ayahnya masuk dinas militer. Pekerjaan awalnya sebagai pelayan dengan upah THB 260. Ia kemudian bekerja di bar host, dengan jam malam dan penghasilan dari pesanan minuman; bar mengambil sebagian dari harga minuman.
Beberapa pelanggan menawarkan uang ekstra untuk pekerjaan privat. Seorang warga Chiang Mai membayar tagihannya dan nanti sebuah yayasan membantu menutup sebagian biaya. Izin kerjanya kadaluwarsa dan ia berencana pulang setelah sembuh.
Kata-kata sulit
- menular — penyakit yang bisa menyebar ke orang lain
- tindak lanjut — pemeriksaan atau janji setelah perawatan
- biara — bangunan tempat tinggal bagi orang untuk beragama
- saman — sebutan untuk anak yang ikut dalam kehidupan biarasaman anak
- izin kerja — dokumen resmi yang mengizinkan seseorang bekerjaIzin kerjanya
- kadaluwarsa — telah lewat masa berlaku, tidak lagi sah
- yayasan — organisasi yang membantu masyarakat atau orang sakit
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana perasaan seseorang yang kehilangan pekerjaan karena sakit?
- Apa keuntungan adanya yayasan yang membantu biaya perawatan?
- Apakah menurut Anda penting memperpanjang izin kerja sebelum habis masa berlaku? Mengapa?
Artikel terkait
Tikus CC023 dan kemungkinan hubungan antara infeksi virus dan ALS
Peneliti menemukan bahwa tikus strain CC023 merespons infeksi virus dengan cara yang mirip penyakit ALS pada manusia. Model tikus ini mungkin membantu menemukan penanda awal dan mendukung pengembangan pengobatan untuk ALS sporadis.
Paparan Ayah terhadap Mikroplastik Pengaruhi Keturunan
Penelitian pada tikus menemukan bahwa paparan ayah terhadap mikroplastik terkait gangguan metabolik pada keturunan, terutama pada betina. Peneliti menghubungkan efek ini dengan perubahan RNA kecil di sperma yang dianalisis dengan PANDORA-seq.
Antioksidan dosis tinggi dapat merusak sperma dan bentuk wajah anak
Studi pada tikus menemukan konsumsi rutin antioksidan dosis tinggi dapat merusak DNA sperma dan mengubah bentuk tengkorak serta wajah keturunan, terutama pada anak perempuan. Peneliti menyarankan kehati-hatian pada pria yang mengonsumsi suplemen tinggi.
Tempat Tinggal dan Risiko Kanker Paru
Penelitian baru yang dipublikasikan di BMC Public Health menunjukkan bahwa tempat tinggal dapat mempengaruhi risiko kanker paru-paru selain faktor individu seperti merokok. Ringkasan studi tidak memaparkan semua metode atau rekomendasi kebijakan.
Pakistan: Usia Nikah 18 dan Tantangan Perkawinan Anak di Punjab
Parlemen Pakistan mengesahkan undang-undang pada Mei 2025 yang menetapkan usia nikah 18 tahun dan memberi denda serta hukuman. Namun perkawinan anak masih umum di Selatan Punjab, seperti kasus Zunaira yang berumur 14 tahun.