- Peneliti menemukan serat gandum yang melindungi tikus.
- Serat ini ada di roti gandum utuh dan biji-bijian.
- Produk dari tepung rafinasi kehilangan serat penting.
- Bakteri usus memecah serat dan menghasilkan zat.
- Zat itu bersifat antiinflamasi termasuk polifenol.
- Zat ini mengubah sel imun di usus.
- Perubahan itu menekan peradangan di usus.
- Hal ini mencegah radang usus pada tikus.
- Peneliti menyarankan makan lebih banyak gandum utuh.
- Menambahkan serat gandum ke makanan olahan mungkin membantu.
Kata-kata sulit
- serat — bagian makanan yang tidak mudah dicernaserat gandum
- gandum utuh — biji gandum lengkap yang dipakai untuk roti
- rafinasi — proses membuat tepung menjadi lebih halus
- bakteri usus — kuman kecil yang hidup di usus
- antiinflamasi — bersifat mengurangi peradangan dan pembengkakan
- peradangan — reaksi tubuh terhadap luka atau infeksi
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah makan roti gandum utuh?
- Apakah kamu makan makanan berserat setiap hari?
- Apakah menurutmu menambah serat ke makanan olahan membantu?
Artikel terkait
Permainan Komputer Bantu Perbaiki Otak Setelah Cedera
Studi menunjukkan orang dewasa dengan cedera otak traumatik dapat memperbaiki struktur otak dan kemampuan berpikir dengan menyelesaikan permainan kognitif berbasis komputer. Perubahan terukur terlihat pada neuroplastisitas, kecepatan pemrosesan, perhatian, dan memori.
Ilmuwan Afrika Selatan Pantau Kualitas Udara Waktu Nyata dengan Metode Fisika Partikel
Ilmuwan di Afrika Selatan mengadaptasi metode fisika partikel untuk sistem AI_r yang memantau kualitas udara waktu nyata menggunakan sensor murah, IoT, dan kecerdasan buatan. Proyek memasang 500 sensor di Sedibeng tahun depan dan mendapat dukungan internasional.
Pencitraan menunjukkan perubahan koneksi otak pada Parkinson
Peneliti menggunakan pemindaian PET untuk mengukur dua penanda otak pada orang sehat dan pasien Parkinson. Mereka menemukan hubungan normal antara penanda itu terganggu pada pasien, sehingga gabungan penanda memberi gambaran perkembangan penyakit lebih jelas.