Para peneliti membagi 17 orang dewasa yang memiliki cedera otak traumatik kronis ke dua kelompok. Kelompok eksperimen melakukan latihan dengan program komputer bernama Brain Fitness Program 2.0. Latihan berupa tugas seperti mengulang urutan suku kata, membedakan frekuensi suara, dan mengingat rincian cerita lisan.
Peserta menyelesaikan 40 sesi satu jam selama 14 minggu. Pencitraan resonansi magnetik difusi digunakan untuk melihat perubahan pada jalur serabut otak. Kelompok yang berlatih menunjukkan peningkatan pada kecepatan pemrosesan, perhatian, dan memori kerja.
Kata-kata sulit
- peneliti — orang yang melakukan studi atau eksperimen
- cedera — luka atau kerusakan pada tubuh atau organ
- Pencitraan — cara membuat gambar bagian dalam tubuh
- serabut — rangkaian serat kecil di dalam otak
- memori kerja — kemampuan menahan informasi sebentar saat berpikir
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah menurutmu latihan seperti itu bisa membantu orang dengan masalah ingatan? Mengapa?
- Pernahkah kamu melakukan latihan otak di komputer? Ceritakan singkat.
- Apakah 40 sesi selama 14 minggu terdengar sulit atau mudah bagi kamu? Jelaskan.
Artikel terkait
Pola Makan Tradisional Afrika Kurangi Peradangan
Studi gabungan menemukan bahwa beralih ke pola makan tradisional Afrika menurunkan peradangan dan memperkuat respons kekebalan, sedangkan pola makan Barat meningkatkan peradangan. Hasil ini relevan untuk kenaikan penyakit tidak menular di Sub-Sahara Afrika.
Pembakaran plastik untuk bahan bakar di kota berpendapatan rendah dan menengah
Sebuah studi di 26 negara menemukan pembakaran limbah plastik sebagai bahan bakar rumah tangga umum di kota-kota berpendapatan rendah dan menengah. Peneliti menjelaskan penyebab, risiko kesehatan, dan solusi yang diusulkan oleh peserta.