LingVo.club
Level
Permainan Komputer Bantu Perbaiki Otak Setelah Cedera — Level A2 — a white brain on a black background

Permainan Komputer Bantu Perbaiki Otak Setelah CederaCEFR A2

24 Feb 2026

Diadaptasi dari Jade McClain-NYU, Futurity CC BY 4.0

Foto oleh Shawn Day, Unsplash

Level A2 – Dasar / Elementer
2 mnt
76 kata

Para peneliti membagi 17 orang dewasa yang memiliki cedera otak traumatik kronis ke dua kelompok. Kelompok eksperimen melakukan latihan dengan program komputer bernama Brain Fitness Program 2.0. Latihan berupa tugas seperti mengulang urutan suku kata, membedakan frekuensi suara, dan mengingat rincian cerita lisan.

Peserta menyelesaikan 40 sesi satu jam selama 14 minggu. Pencitraan resonansi magnetik difusi digunakan untuk melihat perubahan pada jalur serabut otak. Kelompok yang berlatih menunjukkan peningkatan pada kecepatan pemrosesan, perhatian, dan memori kerja.

Kata-kata sulit

  • penelitiorang yang melakukan studi atau eksperimen
  • cederaluka atau kerusakan pada tubuh atau organ
  • Pencitraancara membuat gambar bagian dalam tubuh
  • serabutrangkaian serat kecil di dalam otak
  • memori kerjakemampuan menahan informasi sebentar saat berpikir

Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.

Pertanyaan diskusi

  • Apakah menurutmu latihan seperti itu bisa membantu orang dengan masalah ingatan? Mengapa?
  • Pernahkah kamu melakukan latihan otak di komputer? Ceritakan singkat.
  • Apakah 40 sesi selama 14 minggu terdengar sulit atau mudah bagi kamu? Jelaskan.

Artikel terkait

Menjaga kebiasaan sehat saat liburan — Level A2
9 Des 2025

Menjaga kebiasaan sehat saat liburan

Liburan sering mengganggu rutinitas kesehatan. Seorang peneliti di Virginia Tech menyarankan cara realistis seperti menumpuk kebiasaan, membuat permainan, melibatkan orang lain, dan menerima perubahan waktu untuk menjaga kesejahteraan.

Lajang pada orang muda dan kesejahteraan — Level A2
2 Feb 2026

Lajang pada orang muda dan kesejahteraan

Studi longitudinal dari University of Zurich mengikuti lebih dari 17.000 orang muda di Jerman dan Britania Raya. Hasil menunjukkan lajang jangka panjang terkait penurunan kepuasan hidup dan peningkatan kesepian; menjalin hubungan pertama meningkatkan beberapa aspek kesejahteraan.