Bendungan Tambang Runtuh di LubumbashiCEFR A1
29 Nov 2025
Diadaptasi dari Laura, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Max Tcvetkov, Unsplash
- Pada 4 November 2025 bendungan tambang runtuh di Lubumbashi.
- Tambang itu dijalankan oleh Congo Dongfang Mining (CDM).
- Air asam dan beracun menyebar ke lingkungan sekitar.
- Air itu masuk rumah, jalan, dan pasar.
- Pasar Moïse Katumbi berhenti karena banjir beracun.
- Ikan dan hewan air mati di sungai.
- Sumur penduduk kini tercemar dan berbahaya.
- Karena miskin, beberapa keluarga makan ikan mati.
- Kelompok masyarakat menuntut pembersihan dan sanksi segera.
- Pemerintah menangguhkan aktivitas CDM selama tiga bulan.
Kata-kata sulit
- tambang — Tempat mengambil mineral dari tanah.
- beracun — Sesuatu yang bisa membahayakan kesehatan.
- menghasilkan — Membuat atau memproduksi sesuatu.
- tercemar — Kotor atau tidak bersih karena sesuatu.
- masalah — Hal yang sulit atau tidak baik.
- mengalami — Merasa atau mengalami sesuatu.
- meluap — Air yang keluar dari tempatnya.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apa pendapatmu tentang dampak tambang terhadap lingkungan?
- Bagaimana seharusnya perusahaan tambang bertindak?
- Apa solusi untuk masalah air yang tercemar?
Artikel terkait
Pakaian bekas dapat memperkuat konsumsi berlebih
Studi baru di Scientific Reports menemukan membeli pakaian bekas sering tidak mengurangi pembelian pakaian baru dan malah memperkuat konsumsi berlebih. Survei nasional terhadap 1.009 orang AS menunjukkan keterlibatan tinggi, terutama pada orang muda.
Peneliti Temukan Lebih Banyak Racun di Mekar Alga Danau Erie
Penelitian di Danau Erie menemukan bahwa selain microcystin ada beragam senyawa berpotensi toksik. Sampel bulanan 2016–2022 menunjukkan senyawa baru muncul berbarengan dan dapat saling berinteraksi, sehingga efek kesehatannya belum jelas.
Lemak beige pengatur tekanan darah
Penelitian menemukan bahwa kehilangan identitas lemak beige membuat pembuluh darah kaku dan menaikkan tekanan darah. Studi pada tikus menunjukkan enzim dari lemak yang berubah memicu perubahan jaringan vaskular dan memberi petunjuk target terapi baru.