Serangan panik dapat terasa seperti serangan jantung karena kedua kondisi sering menimbulkan nyeri atau ketidaknyamanan di dada, detak jantung cepat, dan sesak napas. Serangan panik adalah episode kecemasan hebat yang muncul tiba-tiba dan biasanya mencapai puncak dalam beberapa menit; gejala sering mereda dalam 20–60 menit dan kadang berkurang dengan obat anti-kecemasan.
Gejala serangan panik juga bisa termasuk keringat, gemetar, perasaan tersedak, mual, dan pusing. Sebaliknya, serangan jantung terjadi saat aliran darah ke bagian otot jantung tersumbat, biasanya oleh bekuan darah, sehingga oksigen tidak mencapai jantung.
Perbedaan utama adalah cara mulai dan lamanya gejala: serangan jantung biasanya mulai bertahap, menajam, dan tidak hilang tanpa perawatan medis seperti obat pengurai bekuan atau prosedur untuk memulihkan aliran darah. Jika nyeri dada atau gejala lain bertahan atau memburuk, segera cari perawatan darurat atau panggil 9-1-1.
Kata-kata sulit
- serangan panik — episode kecemasan hebat yang muncul tiba-tiba
- serangan jantung — kerusakan jantung karena aliran darah tersumbat
- kecemasan — perasaan khawatir atau takut yang kuat
- gejala — tanda atau keluhan yang dirasakan tubuh
- bekuan darah — gumpalan darah yang bisa menyumbat pembuluh
- sesak napas — kesulitan bernapas atau perasaan tidak cukup napas
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah kamu atau orang dekatmu mengalami serangan panik atau gejala mirip serangan jantung? Ceritakan singkat apa yang terjadi.
- Jika seseorang tiba-tiba mengalami nyeri dada di tempat umum, apa langkah pertama yang menurutmu paling tepat?
- Kapan menurutmu lebih baik memilih perawatan darurat daripada mencoba obat sendiri untuk mengatasi gejala seperti di teks?
Artikel terkait
Model Fisika Baru untuk Meningkatkan Ketajaman MRI
Peneliti di Rice University dan Oak Ridge National Laboratory mengembangkan model fisika baru yang menghubungkan gerak molekul dengan sinyal MRI klinis. Studi ini menjelaskan relaksasi NMR dalam cairan dan diuji pada frekuensi MRI klinis.
Kekhawatiran tentang Polisi dan Risiko Jantung pada Perempuan Kulit Hitam
Studi menemukan hubungan antara kekhawatiran tentang kebrutalan polisi—terutama khawatir soal anak—dengan penanda risiko kardiovaskular pada perempuan kulit hitam di Amerika Serikat. Penelitian ini menggunakan pengukuran ketebalan intima-media karotis sebagai indikator risiko.
El Salvador dan DoctorSV: AI untuk layanan kesehatan
Pemerintah El Salvador menggunakan kecerdasan buatan untuk memodernisasi layanan publik. Aplikasi telemedis DoctorSV dikembangkan sejak 2025 dan mendapat dukungan dari beberapa mitra, namun muncul kekhawatiran soal layanan, privasi, dan tenaga medis.
Kecerdasan buatan memperluas akses informasi kesehatan seksual
Organisasi dan peneliti di Amerika Latin menggunakan kecerdasan buatan untuk memberi informasi kesehatan seksual dan reproduksi kepada anak muda dan kelompok terpinggirkan. Proyek di Peru dan Argentina mengatasi hambatan bahasa, stigma, dan keterbatasan layanan.