Sebuah tinjauan baru menelaah efek satu kali makan berlebih pada orang yang sedang menurunkan berat badan. Penulis mengatakan bahwa secara fisik satu kali makan besar biasanya tidak memberi dampak jangka panjang pada penurunan berat badan. Namun, dampak psikologis bisa penting.
Jika indulgensi direncanakan dan masuk dalam rencana makan yang lebih luas, hal itu dapat membantu orang tetap termotivasi. Sebaliknya, indulgensi yang spontan atau dipicu emosi sering menimbulkan rasa bersalah dan dapat menyebabkan makan berlebihan selanjutnya. Peneliti menyarankan berpikir tentang fleksibilitas terencana, bukan melihat makan sebagai kegagalan.
Kata-kata sulit
- tinjauan — ulasan singkat yang melihat beberapa penelitian
- menelaah — mempelajari atau melihat sesuatu dengan seksama
- dampak psikologis — perubahan pada perasaan atau pikiran seseorang
- indulgensi — makan atau menikmati makanan dalam jumlah lebih
- spontan — terjadi tiba-tiba tanpa perencanaan sebelumnya
- rasa bersalah — perasaan sedih atau menyesal karena tindakan sendiri
- fleksibilitas — kemampuan menyesuaikan rencana tanpa panikfleksibilitas terencana
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah Anda merasa bersalah setelah makan berlebih? Ceritakan singkat.
- Bagaimana menurut Anda rencana makan bisa memasukkan indulgensi terencana?
- Apakah fleksibilitas terencana menurut Anda membantu mempertahankan motivasi? Mengapa?
Artikel terkait
Panas dan lembap saat kehamilan kurangi pertumbuhan anak
Penelitian menemukan panas yang lembap selama kehamilan berdampak lebih buruk pada pertumbuhan anak dibandingkan panas saja. Studi menggunakan metrik WBGT dan mengaitkan data cuaca dengan catatan kesehatan untuk menilai paparan pranatal di Asia Selatan.
Transplantasi sel bantu kesehatan jantung setelah cedera sumsum tulang belakang
Para peneliti menguji transplantasi sel pada tikus untuk memperbaiki kontrol saraf atas tekanan darah dan denyut jantung setelah cedera sumsum tulang belakang. Hasil menunjukkan perbaikan saraf, namun respons hormon berlebih tetap ada.
Brazil Dekriminalisasi Kepemilikan Ganja untuk Penggunaan Pribadi
Pada Juni 2024 Mahkamah Agung Brazil menyetujui dekriminalisasi kepemilikan ganja untuk penggunaan pribadi. Kepemilikan hingga batas tertentu dianggap bukan tindak pidana, dan keputusan itu berpotensi mengurangi kepadatan penjara.