#Psikologi37
Pengalaman Positif Paling Berarti bagi Remaja dan Dewasa Muda
Studi Universitas Zurich menemukan pengalaman sehari-hari yang positif paling bermakna bagi remaja dan orang dewasa muda. Peneliti menganalisis jawaban terbuka peserta dan merekomendasikan perhatian pada hubungan stabil dan pengalaman positif.
Membuka atau Menyembunyikan Identitas Memengaruhi Emosi Sehari-hari
Penelitian mengikuti orang dewasa muda dari kelompok seksual dan gender minoritas selama delapan hari. Menyembunyikan identitas terkait ketegangan emosional dan rasa percaya diri lebih rendah, sedangkan keterbukaan terkait kejelasan diri dan perasaan positif.
Latihan Psikologis Positif dan Kesehatan Jantung
Sebuah studi yang dipublikasikan di Cardiology Clinics menunjukkan latihan psikologis positif—seperti rasa syukur, mindfulness, dan optimisme—dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Manfaat paling konsisten muncul saat intervensi dilakukan setiap hari selama 8–12 minggu.
Bingkai Kerugian Membuat Karyawan Lebih Berani Bicara
Penelitian yang dipublikasikan di Journal of of Applied Psychology menemukan bahwa ketika manajer menggambarkan masalah sebagai kerugian bersama, karyawan lebih mungkin mengemukakan saran. Temuan ini muncul dari tiga studi berbeda.
Narsisisme dan Kepuasan dalam Hubungan Romantis
Penelitian longitudinal mengikuti lebih dari 5.000 pasangan hingga enam tahun. Hasil menunjukkan persaingan narsistik terkait kepuasan hubungan lebih rendah, sementara kekaguman narsistik tidak berpengaruh signifikan pada kepuasan pasangan.
Kebutuhan Psikologis Dasar Mempengaruhi Perilaku Minum Alkohol
Penelitian menunjukkan orang yang kebutuhan psikologisnya terpenuhi cenderung minum dengan lebih aman. Studi mengaitkan otonomi, kompetensi, dan koneksi dengan pilihan minum yang lebih bertanggung jawab dan risiko penyalahgunaan lebih rendah.
March Madness, Ilusi Kontrol, dan Peran Keberuntungan
March Madness memicu banyak orang mengisi bracket dan mencoba menebak pemenang. Albert Cohen dari Michigan State University menjelaskan bagaimana keterampilan, analisis, dan keberuntungan saling berperan, sementara kebetulan sering mengubah hasil.
Kelelahan Pengaruhi Keandalan Pernyataan di Pengadilan AS
Penelitian dari Iowa State University menunjukkan orang yang sangat lelah sering memberi pernyataan kurang akurat. Kelelahan mengubah memori, penilaian, dan membuat pengakuan palsu lebih mungkin; penulis mengusulkan tolok ukur dan prosedur untuk pengadilan.