LingVo.club
📖+20 XP
🎧+15 XP
+25 XP
Bingkai Kerugian Membuat Karyawan Lebih Berani Bicara — Level A2 — Woman talking on phone at desk in office

Bingkai Kerugian Membuat Karyawan Lebih Berani BicaraCEFR A2

28 Apr 2026

Diadaptasi dari Jacob Levin - Virginia Tech, Futurity CC BY 4.0

Foto oleh Vitaly Gariev, Unsplash

Level A2 – Dasar / Elementer
2 mnt
79 kata

Sebuah tim peneliti memeriksa bagaimana cara manajer menjelaskan masalah memengaruhi keberanian karyawan untuk menyampaikan saran. Hasilnya dipublikasikan di Journal of Applied Psychology.

Mereka melakukan tiga studi dengan berbagai peserta, termasuk pekerja penuh waktu dan mahasiswa MBA. Secara konsisten, ketika masalah dibingkai sebagai kerugian bersama, karyawan lebih sering mengatakan mereka akan berbicara kepada atasan dibandingkan ketika masalah dibingkai sebagai potensi keuntungan.

Peneliti menyarankan manajer untuk menjelaskan isu sebagai sesuatu yang bisa hilang secara kolektif agar karyawan lebih termotivasi memberi masukan.

Kata-kata sulit

  • memeriksamempelajari sesuatu dengan cermat dan detail
  • memengaruhimembuat perubahan pada sikap atau tindakan orang lain
  • keberaniankemampuan untuk berani meski merasa takut
  • bingkaicara menyampaikan suatu masalah atau informasi
    dibingkai
  • kerugiankehilangan atau hasil negatif dari suatu kejadian
  • masukansaran atau pendapat untuk memperbaiki sesuatu

Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.

Pertanyaan diskusi

  • Apakah Anda sendiri lebih mungkin memberi masukan jika masalah dijelaskan sebagai kerugian bersama? Mengapa?
  • Bagaimana menurut Anda seorang manajer bisa menjelaskan isu agar karyawan merasa nyaman memberi saran?
  • Pernahkah Anda memberi masukan kepada atasan? Ceritakan singkat pengalaman Anda.

Artikel terkait

Lajang pada orang muda dan kesejahteraan — Level A2
2 Feb 2026

Lajang pada orang muda dan kesejahteraan

Studi longitudinal dari University of Zurich mengikuti lebih dari 17.000 orang muda di Jerman dan Britania Raya. Hasil menunjukkan lajang jangka panjang terkait penurunan kepuasan hidup dan peningkatan kesepian; menjalin hubungan pertama meningkatkan beberapa aspek kesejahteraan.