Sistem kecerdasan buatan sering mengambil nilai dari data pelatihan. Penelitian di University of Washington menyelidiki apakah AI bisa belajar nilai budaya dengan mengamati perilaku manusia, seperti anak-anak. Hasil penelitian dipublikasikan di PLOS One.
Peneliti merekrut 190 orang dewasa yang mengidentifikasi sebagai putih dan 110 yang mengidentifikasi sebagai Latino. Data masing-masing kelompok dipakai untuk melatih agen AI terpisah. Agen dilatih menggunakan inverse reinforcement learning (IRL), yaitu AI mengamati tindakan manusia lalu menebak tujuan dan hadiah yang mendorong tindakan.
Dalam eksperimen, peserta bermain versi modifikasi permainan Overcooked. Pemain bisa memberi bawang kepada pemain lain, tetapi itu membuat mereka mengantarkan lebih sedikit sup sendiri. Kelompok Latino lebih sering memberi bantuan, dan agen yang dilatih pada data Latino juga berperilaku lebih tolong‑menolong. Peneliti menyimpulkan perlu penelitian lebih lanjut dan perhatian pada nilai budaya.
Kata-kata sulit
- pelatihan — proses memberi data agar sistem belajar
- menyelidiki — mencari tahu atau mempelajari sesuatu lebih dalam
- mengamati — melihat atau memeriksa sesuatu dengan cermat
- perilaku — cara bertindak atau berkelakuan seseorang
- hadiah — sesuatu yang didapat sebagai hasil tindakan
- mendorong — menyebabkan seseorang melakukan sesuatu atau memberi dorongan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa peneliti merekrut peserta dari dua kelompok berbeda menurutmu?
- Apakah menurutmu AI harus belajar dari perilaku manusia? Mengapa?
- Apa yang perlu diperhatikan tentang nilai budaya ketika membuat sistem AI?
Artikel terkait
Pengalaman Positif Paling Berarti bagi Remaja dan Dewasa Muda
Studi Universitas Zurich menemukan pengalaman sehari-hari yang positif paling bermakna bagi remaja dan orang dewasa muda. Peneliti menganalisis jawaban terbuka peserta dan merekomendasikan perhatian pada hubungan stabil dan pengalaman positif.
Warga Mile Four Bamenda Beralih ke Tenaga Surya karena Pemadaman Listrik
Pemadaman listrik panjang dan tidak menentu di Mile Four, Bamenda mendorong warga mencari solusi lokal. Mereka mengumpulkan dana untuk trafo komunitas dan banyak memasang sistem surya terdesentralisasi untuk kebutuhan rumah tangga dan layanan publik.
Pemimpin Sains Terbuka Dorong Akses Ilmiah yang Adil
Ana María Cetto, seorang fisikawan Meksiko, ditunjuk sebagai ketua komite Sains Terbuka UNESCO dan memperingatkan privatisasi ilmu pengetahuan. Ia mendukung platform regional seperti Latindex serta kebijakan untuk menjaga pengetahuan sebagai barang publik.