Dongbeihua dan Kebangkitan Komedi Stand-up TiongkokCEFR B2
4 Mar 2025
Diadaptasi dari Oiwan Lam, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh nguyen quan, Unsplash
Pertumbuhan platform media sosial dan situs video asal Tiongkok, termasuk Bilibili, membantu komedi stand-up mencapai audiens besar dalam dua dekade terakhir. Namun sejak Xi Jinping menjabat pada 2013 sensor menjadi lebih ketat; akibatnya satir politik hampir menghilang dari televisi dan daring, sehingga pelawak mencari cara lain untuk menyampaikan humor.
Dalam situasi itu Dongbeihua — subkelompok Mandarin yang dipakai di provinsi Liaoning, Jilin, Heilongjiang dan sebagian Mongolia Dalam — muncul sebagai bahasa dominan komedi stand-up Tiongkok. Dialek ini memiliki sekitar 100 juta penutur. Karena pengucapannya mirip Mandarin baku tetapi memiliki ungkapan khas, kontras tersebut sering digunakan untuk permainan kata dan humor.
- Beberapa istilah Dongbeihua yang sering muncul meliputi 貓 (māo) dipakai sebagai kata kerja, 整 (zhěng) dengan banyak makna, 賊啦 (zéilā) berarti “sangat”, dan 忽悠 (hūyou) yang berarti “menipu”.
Stereotip tentang orang Dongbei — lugas, sederhana dan bersemangat — membantu menyebarkan dialek ini di seluruh negeri. Lagu viral awal 2000-an “東北人都是活雷鋒” dan penampilan Zhao Benshan di Gala Musim Semi pada 1990-an meningkatkan perhatian nasional, meski beberapa penonton tersinggung karena gambaran wilayah itu berhadapan dengan sejarah industri yang kompleks. Wilayah Manchuria menjadi kawasan pertama yang terindustrialisasi setelah penjajahan Jepang (1932–1945) menyusul Insiden Mukden 1931, dan setelah 1949 tetap menjadi pusat industri berat; reformasi ekonomi pertengahan 1990-an memicu PHK besar-besaran dan kesulitan setempat.
Kebangkitan budaya yang disebut Dongbei Renaissance dimulai pada 2017 setelah rapper Gem merilis “Wild Wolf Disco”. Gelombang karya sastra, film seperti Black Coal, Thin Ice (2014) dan The Shadow Play (2018), serta drama The Long Season (2023), ikut membentuk gambaran baru yang sering lebih gelap. Komedi stand-up juga mulai memuat komentar sosial; misalnya Li Xueqin dari Tieling meraih pengakuan nasional setelah debut stand-up 2020 dengan humor gelap dan kritik tentang gender serta masalah sosial.
Kata-kata sulit
- sensor — alat atau proses pengawasan dan kontrol
- satir — humor tajam yang mengkritik orang atau isu
- dialek — varian bahasa lokal dengan kosakata dan pengucapan
- pengucapan — cara mengucapkan kata atau bunyi bahasapengucapannya
- stereotip — gambaran sederhana dan berulang tentang kelompok
- penjajahan — pendudukan politik dan ekonomi oleh negara asing
- kebangkitan — kembali munculnya minat atau kehidupan budaya
- memuat — mencakup atau menampilkan suatu isi atau materi
- kontras — perbedaan mencolok antara dua hal yang dibandingkan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurut Anda sensor yang lebih ketat memengaruhi cara pelawak menyampaikan kritik? Berikan contoh dari teks.
- Mengapa penggunaan dialek Dongbeihua bisa membantu komedian menjangkau audiens nasional meski berasal dari wilayah tertentu?
- Apakah kebangkitan budaya regional, seperti Dongbei Renaissance, biasanya membawa gambaran yang positif atau negatif tentang wilayahnya? Jelaskan dengan alasan berdasarkan teks.
Artikel terkait
AI Mempelajari Nilai Budaya dari Perilaku Manusia
Penelitian University of Washington menunjukkan AI yang dilatih mengamati perilaku manusia dapat meniru nilai budaya. Eksperimen permainan dan tes donasi menunjukkan agen yang dilatih pada data kelompok Latino bertindak lebih tolong‑menolong.
Kontroversi pengunjung 'Sheikh' dan kantor keluarga di Hong Kong
Seorang pria yang diperkenalkan sebagai sheikh mengklaim akan membawa investasi ke Hong Kong dan hendak membuka kantor keluarga. Media dan pejabat mempertanyakan identitasnya; pemerintah belum memberi penjelasan dan otoritas AS mengeluarkan peringatan tentang kaitan kripto.
Penelitian: Dampak Kesehatan Revolusi Industri Tidak Merata di Inggris
Studi bioarkeologi menemukan paparan logam berat selama Revolusi Industri berbeda antar komunitas dan kelompok sosial. Perempuan di kota industri menunjukkan konsentrasi arsenik dan barium lebih tinggi, hasil yang relevan untuk kebijakan perlindungan.