LingVo.club
Level
Sabar Bonda: Film Marathi tentang Kehidupan Queer di Desa — Level B2 — man in white tank top standing beside woman in white tank top

Sabar Bonda: Film Marathi tentang Kehidupan Queer di DesaCEFR B2

21 Okt 2025

Diadaptasi dari Kanav Narayan Sahgal, Global Voices CC BY 3.0

Foto oleh Ajin K S, Unsplash

Level B2 – Menengah-atas
5 mnt
290 kata

Sabar Bonda adalah film Marathi (2025) yang menempatkan kehidupan queer di wilayah pedesaan India ke dalam fokus narasi. Sutradara Rohan, yang pernah tumbuh di permukiman kumuh Mumbai, menyusun sebuah cerita yang memadukan memori pribadi dan fiksi untuk mengeksplorasi duka, hasrat, dan hubungan keluarga. Tokoh Anand, seorang pekerja pusat panggilan, pulang ke desa di Maharashtra untuk berkabung selama sepuluh hari setelah kematian ayahnya. Di sana ia bertemu Balya, petani lokal, dan terbentuk ikatan lembut sementara keluarga memberi tekanan agar Anand menikah. Ibu Anand memberi dukungan tenang dan akhirnya memberi ruang bagi Anand dan Balya untuk hidup bersama. Film menggunakan buah pir kaktus sebagai metafora: berduri di luar dan manis di dalam.

Konteks hukum memperkaya cara film dibaca. Pada 2023 Mahkamah Agung mengadili Supriyo v. Union of India; Union of India yang dipimpin oleh Bharatiya Janata Party menyatakan queer sebagai fenomena "urban elite", tetapi pengadilan menolak penilaian itu. Pengadilan menegaskan keaslian kehidupan queer dan meminta pemerintah mempertimbangkan kerangka hukum, namun tidak memberikan hak pernikahan penuh dan menyatakan perubahan undang‑undang pernikahan adalah urusan legislatif. Dua tahun setelah putusan terjadi sedikit perubahan hukum, meskipun beberapa orang melihat pengakuan lebih besar terhadap pasangan queer dalam kehidupan sehari-hari.

Secara sinematik, film ini menonjol karena bahasa Marathi dan karena menghindari tropes trauma yang sering muncul di film lain; kata "gay" atau "queer" tidak disebutkan, tetapi motif kequeeran tetap jelas. Sabar Bonda memenangkan World Cinema Grand Jury Prize di Sundance dan mendapat pujian kritikus. Beberapa ulasan menyebutnya "sebuah perjalanan liris dan lamban tentang penemuan diri dan rasa memiliki," dan kritik lain menggambarkannya sebagai "sesuatu yang segar," "film yang indah dan sederhana," serta "sebuah revolusi yang tenang."

  • World Cinema Grand Jury Prize — Sundance
  • Film Critics Guild memberi nilai 8.6/10
  • Pengumuman rilis terbatas pada 19 September 2025

Kata-kata sulit

  • permukiman kumuhdaerah tempat tinggal dengan kondisi miskin
  • berkabungmenunjukkan rasa sedih karena kematian
  • metaforagambaran atau simbol yang melambangkan sesuatu
  • kerangka hukumaturan dan prinsip untuk mengatur hukum
  • legislatifberkaitan dengan pembuatan undang-undang negara
  • menegaskanmengatakan sesuatu dengan jelas dan pasti
  • tropegaya atau pola cerita yang sering muncul
    tropes
  • keasliansifat atau keadaan asli dan tidak palsu

Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.

Pertanyaan diskusi

  • Bagaimana putusan Mahkamah Agung 2023 dalam teks mungkin memengaruhi penonton India saat melihat film ini? Berikan alasan.
  • Mengapa sutradara mungkin memilih untuk tidak menyebut kata 'gay' atau 'queer' secara langsung, meskipun motif kequeeran jelas? Beri contoh dari film atau pengalaman pribadi.
  • Metafora buah pir kaktus digambarkan "berduri di luar dan manis di dalam". Bagaimana metafora itu bisa membantu penonton memahami hubungan antara tokoh Anand dan Balya?

Artikel terkait