Bangladesh luncurkan arsip digital bahasa pribumiCEFR A2
24 Agu 2025
Diadaptasi dari Nurunnaby Chowdhury, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh litoon dev, Unsplash
Banyak bahasa di Bangladesh berada dalam bahaya kehilangan. Untuk membantu, divisi teknologi informasi pemerintah (ICTD) memulai proyek digital sebagai bagian dari EBLICT. Pelaksanaan proyek itu dilakukan oleh Bangladesh Computer Council.
Pada Juli 2025 proyek menerbitkan situs bernama Multilingual Cloud di bawah portal bangla.gov.bd. Situs ini adalah repositori untuk 42 bahasa pribumi dan menyimpan kata, frasa, transkripsi IPA, serta rekaman audio dari penutur asli. Tujuan proyek termasuk membuat font, papan ketik, alat tata bahasa, dan kamus yang tersedia secara daring untuk membantu pelestarian bahasa.
Kata-kata sulit
- divisi — bagian organisasi dengan tugas tertentu
- repositori — tempat penyimpanan data atau informasi digital
- penutur — orang yang memakai bahasa itu
- pribumi — orang atau kelompok asli suatu daerah
- pelestarian — usaha menjaga agar sesuatu tetap ada
- daring — tersedia atau dilakukan lewat internet
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana rekaman penutur asli bisa membantu pelestarian bahasa menurutmu?
- Apakah penting pemerintah membuat situs daring untuk bahasa pribumi? Jelaskan singkat.
Artikel terkait
NeuroBridge: Alat untuk Memahami Cara Bicara Orang Autis
Peneliti Tufts mengembangkan NeuroBridge untuk membantu orang non-autis memahami preferensi komunikasi orang autis. Alat ini memberikan skenario dan pilihan respons agar pengguna belajar menyesuaikan nada, kejernihan, dan kata saat bicara.
Kebangkitan Intervision 2025: musik dan politik
Intervision hidup kembali pada September 2025 dan memicu perdebatan tentang hubungan antara musik dan politik. Rusia mengatakan acara itu apolitis, tetapi pengamat dan media melihat kemiripan dengan Eurovision serta reaksi publik di media sosial.
Film Dokumenter tentang Igor Kon Raih Penghargaan
Sebuah film dokumenter tentang Igor Kon, yang dikenal sebagai seksolog Soviet pertama, memenangkan hadiah sutradara di Artdocfest pada Maret 2025. Film diproduksi oleh studio Berlin Narra dan koperasi Bereg lalu dirilis di kanal YouTube Meduza.