Perempuan kulit hitam pertama di Academia Brasileira de LetrasCEFR B2
25 Jul 2025
Diadaptasi dari Fernanda Canofre, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Osarugue Igbinoba, Unsplash
Pada 10 Juli Academia Brasileira de Letras (ABL) memilih Ana Maria Gonçalves, seorang penulis berusia 55 tahun dari Minas Gerais, sebagai perempuan kulit hitam pertama dalam 128 tahun sejarah lembaga itu. ABL, yang didirikan pada 1897, menyatakan tugasnya memelihara bahasa dan sastra nasional; saat ini lembaga memiliki 40 anggota aktif dan 20 anggota luar negeri. Sepanjang sejarah hanya 13 perempuan yang terpilih; yang pertama adalah Rachel de Queiroz pada 1977, dan Gonçalves kini bergabung dengan lima anggota perempuan aktif lainnya.
Gonçalves menggantikan ahli tata bahasa Evanildo Bechara, yang meninggal pada Mei. Pada 2018 Conceição Evaristo mencalonkan diri dan nyaris terpilih, tetapi kursi itu akhirnya dimenangi sutradara kulit putih Cac Diegues. Presiden ABL Merval Pereira mengatakan pengangkatan Gonçalves "membantu menunjukkan bahwa ABL bertujuan meningkatkan representasi dari segi gender, ras dan faktor apa pun yang mewakili budaya Brasil." Gonçalves berharap ia tidak akan menjadi satu-satunya perempuan kulit hitam di Akademi dan menekankan pentingnya menciptakan kehadiran nyata.
Gonçalves adalah novelis, penulis skenario dan dramawan yang juga mengajar penulisan kreatif. Novel paling dikenal, Um defeito de cor (terbit 2006), terjual lebih dari 150.000 eksemplar, mencapai cetakan ulang ke-41 dan pada 2024 menjadi inspirasi tema parade sekolah samba Portela. Novel setebal 951 halaman itu memerlukan lima tahun penelitian dan penulisan; ia mengisahkan Kehinde, seorang gadis dari kerajaan Dahomey yang ditangkap dan diperdagangkan ke Brasil sebagai budak. Cerita memadukan penderitaan, cinta, religiusitas dan pencarian kebebasan, dan tokoh itu dikaitkan dengan Lusa Mahin, yang dipercaya ikut dalam Pemberontakan Mal Revolt di Bahia pada 1835 dan dianggap sebagai ibu abolisionis Luiz Gama.
- Akan mempelajari cara kerja Akademi.
- Tertarik bekerja secara kelembagaan untuk buku.
- Menyoroti pentingnya representasi budaya.
Kata-kata sulit
- lembaga — organisasi resmi dengan tujuan tertentu
- memelihara — menjaga agar tetap baik atau utuh
- anggota — orang yang menjadi bagian dari suatu organisasianggota aktif, anggota luar negeri
- menggantikan — mengisi posisi yang ditinggalkan orang lain
- representasi — perwakilan atau gambaran kelompok dalam suatu konteks
- abolisionis — orang yang menentang dan ingin menghapus perbudakan
- cetakan ulang — edisi buku yang dicetak lagi setelah terbit
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana Anda menilai pentingnya kehadiran perempuan kulit hitam di lembaga sastra seperti ABL?
- Menurut teks, Gonçalves menekankan pentingnya 'kehadiran nyata'. Bagaimana menurut Anda bentuk kehadiran nyata itu di institusi budaya?
- Bagaimana novel sejarah seperti Um defeito de cor bisa membantu pembaca memahami masa lalu dan identitas budaya?
Artikel terkait
Kebijakan Lingkungan dan Ketidaksetaraan Roma di Bulgaria
Elana Resnick, seorang antropolog, menulis bahwa kebijakan lingkungan di Eropa kadang memperdalam ketidaksetaraan rasial. Ia meneliti komunitas Roma di Bulgaria dan menemukan hubungan antara pekerjaan sampah dan stigma sosial.
Pria Muda di Korea Selatan Beralih ke Kanan
Survei dan hasil pemilu menunjukkan banyak pria muda di Korea Selatan berpindah ke kanan politik, menciptakan kesenjangan gender besar soal feminisme, redistribusi, dan imigrasi. Meski begitu, sebagian besar pria muda tetap mematuhi aturan politik.
Haris Pardede: dari jurnalis koran ke YouTuber sepak bola
Haris Kristanto Pardede beralih dari jurnalis olahraga di koran ke pembuat video daring. Namanya makin dikenal setelah meliput Timnas di Piala Asia 2023, dan ia kini membawakan kanal YouTube Bung Harpa dengan liputan langsung dari lapangan.