Tomorrow Club PEN International dibentuk untuk menghubungkan penulis muda dengan mentor dan komunitas kesusastraan. Proyek ini bertujuan mendorong solidaritas dan memberi kaum muda panggung untuk berbagi kisah pribadi serta politik melintasi batas negara. Organisasi tetap relevan karena suara muda sering kurang didengar.
Fokus Asia terbaru menampilkan 30 suara muda di bawah 35 tahun dari 20 negara. Menurut pernyataan anggota dewan PEN, pemilihan itu memungkinkan orang mendengar tetangga dan menemukan perspektif berbeda, dan seorang editor regional mengatakan sensor di banyak bagian Asia membatasi kebebasan berbicara dan membaca.
Kisah-kisah itu mencakup tulisan dari tahanan politik, aktivis yang harus menyembunyikan identitas, dan kelompok yang kehilangan kewarganegaraan. Ada juga narasi tentang pelarian setelah kudeta 2021 dan adaptasi cerita menjadi film pendek. PEN menyerukan lebih banyak dukungan media dan lembaga untuk mendanai platform dan program pendampingan.
Kata-kata sulit
- mentor — orang yang memberi bimbingan dan nasihat
- solidaritas — dukungan bersama antar anggota kelompok
- kesusastraan — karya tulis yang dianggap memiliki nilai sastra
- sensor — pengawasan atau larangan terhadap isi publik
- tahanan politik — orang dipenjara karena pandangan politiknya
- kewarganegaraan — status resmi sebagai anggota suatu negara
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurut Anda mentor dan komunitas dapat membantu penulis muda di negara Anda?
- Dari siapa sebaiknya datang dukungan untuk mendanai platform dan program pendampingan seperti ini?
- Sensor membatasi kebebasan berbicara dan membaca menurut teks. Apa akibatnya bagi pembaca dan penulis?
Artikel terkait
Dari dokter jadi pengungsi: Elizabeth, musik, dan perlawanan
Setelah kudeta 2021, Exile Hub lahir untuk mendukung jurnalis dan pembela HAM Myanmar. Elizabeth, dokter yang menolak bekerja untuk junta, melarikan diri ke pengasingan dan membuat lagu serta seri video untuk merayakan perempuan Myanmar.
Pria Muda di Korea Selatan Beralih ke Kanan
Survei dan hasil pemilu menunjukkan banyak pria muda di Korea Selatan berpindah ke kanan politik, menciptakan kesenjangan gender besar soal feminisme, redistribusi, dan imigrasi. Meski begitu, sebagian besar pria muda tetap mematuhi aturan politik.
Remaja di Hong Kong Menggunakan Chatbot sebagai Teman Emosional
Laporan 12 Oktober 2025 menunjukkan remaja di Hong Kong memakai chatbot seperti Xingye dan Character.AI untuk dukungan emosional. Para ahli peringatkan risiko, dan beberapa pengembang mencoba membuat alat yang lebih aman.
Perdebatan Hak LGBTQ+ dan Peta Queer di Ceko
Di Republik Ceko ada perdebatan antara sikap publik yang relatif toleran dan serangan politik terhadap komunitas LGBTQ+. Sebuah organisasi membuat peta interaktif Queer Prague untuk menyimpan memori sejarah dan edukasi, sementara masalah pelecehan terus terjadi.