Kasus Temirlan Yensebek menguji kebebasan pers di KazakhstanCEFR A2
7 Mei 2025
Diadaptasi dari Vlast.kz, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Natalia Gusakova, Unsplash
Temirlan Yensebek, 29 tahun, mengelola akun satire Qaznews24 yang memiliki 75.000 pengikut. Ia ditangkap pada 17 Januari 2025 dan didakwa berdasarkan Pasal 174 karena dituduh menghasut perselisihan antaretnis.
Persidangan berlangsung selama tiga hari di Almaty. Terdakwa tidak diizinkan hadir. Pada 11 April hakim menjatuhkan hukuman lima tahun "kebebasan terbatas" dan melarangnya bekerja sebagai jurnalis serta terlibat dalam kegiatan publik. Selama proses, livestream dan akses publik ke sidang dilarang.
Kata-kata sulit
- mengelola — mengurus dan menjalankan sebuah akun
- satire — jenis tulisan atau gambar yang mengolok-olok
- pengikut — orang yang mengikuti akun atau orang lain
- mendakwa — dianggap melakukan kejahatan oleh pihak hukumdidakwa
- persidangan — proses pemeriksaan perkara di pengadilan
- kebebasan terbatas — hukuman dengan pembatasan beberapa kebebasan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apa pendapat Anda tentang larangan bekerja sebagai jurnalis setelah hukuman?
- Mengapa menurut Anda persidangan kadang tidak mengizinkan terdakwa hadir atau publik hadir?
- Apakah menurut Anda sidang sebaiknya disiarkan livestream untuk publik? Mengapa?
Artikel terkait
Komedian Belarus Diselidiki karena Menghina Lukashenka
Komite Investigasi Belarus membuka proses hukum terhadap komedian Vyacheslav Komissarenko atas tuduhan pencemaran nama baik dan penghinaan terhadap Presiden Alyaksandr Lukashenka. Komissarenko kini tinggal di luar negeri dan menolak dipulangkan.
Haris Pardede: dari jurnalis koran ke YouTuber sepak bola
Haris Kristanto Pardede beralih dari jurnalis olahraga di koran ke pembuat video daring. Namanya makin dikenal setelah meliput Timnas di Piala Asia 2023, dan ia kini membawakan kanal YouTube Bung Harpa dengan liputan langsung dari lapangan.
Jurnalis Minta Bantuan untuk Lawan Berita Palsu AI
Perwakilan media dari negara berpenghasilan rendah dan menengah meminta kelompok jurnalis China membantu melawan berita palsu yang dibuat oleh AI pada forum Belt and Road di Ganzhou. Mereka menuntut label jelas pada konten AI dan tindakan terhadap platform.