Video Lali Espósito 'Fanático' Sindir Presiden MileiCEFR B2
9 Okt 2024
Diadaptasi dari Molly Furnival-Phillips, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Fachy Marín, Unsplash
Di akhir September 2024 Lali Espósito merilis video musik "Fanático" yang cepat menjadi fenomena daring: masuk lima besar video paling banyak ditonton di dunia dan menempati posisi pertama di Argentina. Selain sukses komersial, video ini berfungsi sebagai kritik politik yang terang-terangan terhadap Presiden Javier Milei setelah setahun konfrontasi dan pelecehan publik antara penyanyi dan presiden.
Perseteruan itu memanas setelah hasil pemilu primer pada 13 Agustus 2023, ketika Lali men-tweet: "Betapa berbahayanya. Betapa menyedihkan." Milei membalas, dan pertukaran itu terus berlangsung; dari segi nada konflik ini sempat dibandingkan dengan konfrontasi antara figur publik lain. "Fanático" menggunakan humor, simbol, dan rujukan ke perjalanan karier Lali. Video direkam di sebuah gudang besar—isyarat terhadap julukan "Lali Depósito"—dan menampilkan sesi casting di mana penggemar menirukan karakter dari peran TV dan karier musiknya.
Salah satu adegan menampilkan tokoh yang menyerupai Milei dengan jambang palsu dan jaket kulit, yang berteriak dan kehilangan kendali sebelum didorong keluar dari adegan lalu kembali. Ada juga penggemar bergaya rolinga yang memakai kaus bertuliskan "Who the fuck is LALI?", rujukan ke kaus Keith Richards dan klaim Milei bahwa ia hanya mendengarkan The Rolling Stones. Liriknya sederhana dan nakal, dirancang agar cocok sebagai kisah fanatisme obsesif sekaligus konteks politik.
Lali lahir di Buenos Aires pada 1991, memulai karier televisi pada usia 10 tahun, tergabung dalam grup Teen Angels yang merekam enam album, lalu memulai karier solo pada 2013 dan berakting dalam serial Sky Rojo (2021). Sejak muda ia aktif dalam isu sosial, menyebut diri sebagai "feminist apprentice" dan menjadi bagian Actrices Argentinas sejak 2018 yang mendukung hak aborsi. Ia juga melaporkan serangan siber, ancaman, dan pelecehan, termasuk dari presiden. Humor tajam dalam video itu mengobarkan pendukungnya dan menarik perhatian luas secara daring, namun belum jelas bagaimana pemerintah akan menanggapi jangkauan dan nada video tersebut.
Kata-kata sulit
- fenomena — kejadian atau peristiwa yang luas diperbincangkan
- daring — melalui internet atau jaringan digital
- kritik politik — ucapan atau karya yang menilai kebijakan pemerintah
- konfrontasi — pertentangan terbuka antara dua pihak
- pelecehan — perlakuan kasar atau menghina seseorangpelecehan publik
- julukan — nama panggilan tidak resmi untuk seseorang
- fanatisme — kesetiaan berlebihan yang mengabaikan alasan
- serangan siber — upaya merusak atau mencuri data melalui internet
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana penggunaan humor dan simbol dalam video bisa memperkuat atau melemahkan pesan politik menurut Anda? Beri alasan.
- Apa risiko yang mungkin dihadapi seorang seniman ketika mengkritik seorang presiden secara terbuka? Sertakan contoh dari teks.
- Menurut teks, Lali aktif pada isu sosial sejak muda. Bagaimana peran figur publik dalam mendukung isu seperti hak aborsi di masyarakat Anda?
Artikel terkait
Perjalanan Miski Osman: Mogadishu, Nairobi, dan Investasi di Afrika Timur
Proyek yang didukung AUMF, International Consulting Expertise, dan Uni Eropa mengumpulkan wawancara tentang diaspora Somalia. Seri ini menonjolkan pengalaman Miski Osman, perjalanan hidupnya, dan pekerjaannya pada tata kelola, ketahanan, dan investasi di Afrika Timur.
Pendidik Minta Evolusi Dikembalikan ke Buku Teks di India
Pendidik sains di India meminta pemerintah mengembalikan materi evolusi yang dihapus dari buku pelajaran. Penghapusan dilakukan oleh NCERT untuk meringankan beban belajar setelah pandemi, dan ratusan ilmuwan menolak keputusan itu.
Film Dokumenter tentang Igor Kon Raih Penghargaan
Sebuah film dokumenter tentang Igor Kon, yang dikenal sebagai seksolog Soviet pertama, memenangkan hadiah sutradara di Artdocfest pada Maret 2025. Film diproduksi oleh studio Berlin Narra dan koperasi Bereg lalu dirilis di kanal YouTube Meduza.