#Politik67
Dubioza Kolektiv: 'Yebiga', Kritik pada Kecerdasan Buatan
Grup Bosnia Dubioza Kolektiv merilis lagu berjudul "Yebiga" yang mengkritik ketergantungan pada kecerdasan buatan dan algoritme. Video satir menampilkan citra elit teknologi dan perangkat fiksi HEPEK, serta menerima banyak tayangan di YouTube.
Foto oleh Keagan Henman, Unsplash
Perdebatan Hak LGBTQ+ dan Peta Queer di Ceko
Di Republik Ceko ada perdebatan antara sikap publik yang relatif toleran dan serangan politik terhadap komunitas LGBTQ+. Sebuah organisasi membuat peta interaktif Queer Prague untuk menyimpan memori sejarah dan edukasi, sementara masalah pelecehan terus terjadi.
Perubahan politik di Bangladesh setelah pemberontakan July 2024
Pemberontakan pelajar pada July 2024 menggulingkan Sheikh Hasina pada August 5, 2024. Pemerintahan sementara Muhammad Yunus melarang Awami League pada May 2025, dan mantan menteri Asaduzzaman Khan Kamal dihukum mati oleh ICT pada November 17, 2025.
Studi: Serangan Pribadi di Kongres Tarik Perhatian Media
Penelitian Notre Dame melihat mengapa beberapa anggota Kongres menggunakan serangan pribadi dan apa yang mereka dapatkan. Temuan utama: serangan pribadi menarik liputan media besar tetapi tidak terkait dengan keberhasilan legislatif atau penggalangan dana.
Aktivis Kongo Melawan "Kutukan Sumber Daya" Secara Damai
François Kaserake Kamate, aktivis dari timur Republik Demokratik Kongo, menentang eksploitasi mineral yang memicu kekerasan. Ia menyerukan solidaritas, ruang bagi aktivis muda, dan strategi non-kekerasan untuk melindungi komunitas lokal.
Rumeen Farhana Menang sebagai Calon Independen dengan Simbol Bebek
Rumeen Farhana, pengacara yang lama berafiliasi dengan BNP, maju sebagai calon independen di Brahmanbaria-2 setelah tidak mendapat pencalonan. Ia menggunakan simbol bebek, menggelar jumpa pers dengan bebek, dan memenangkan kursi itu.