Ashgabat: Kota Marmer dan Krisis di BaliknyaCEFR B1
28 Feb 2026
Diadaptasi dari Areeha Tunio, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Nikolai Kolosov, Unsplash
Ashgabat menonjol karena marmer putih dan patung berlapis emas; pada 2013 kota itu tercatat di Guinness World Records. Rekonstruksi ibu kota diperkirakan menelan biaya USD 14 miliar dan dibayar dari pendapatan gas alam, yang disebut "Emas Biru" dan merupakan cadangan keempat terbesar di dunia.
Pendapatan dari ekspor energi menyumbang sekitar 85 persen pendapatan negara, terutama lewat penjualan ke China dan Russia. Pemerintah membiayai proyek besar seperti bianglala dalam ruangan dan stadion bentuk kuda, lanjutan tradisi presiden pertama Saparmurat Niyazov.
Angka resmi dan praktik menunjukkan kontrol ketat: negara mengklaim hampir 99 persen suara pemilihan sementara pengangguran diperkirakan 60 persen. Di banyak tempat, hukum membatasi siapa yang boleh tinggal, sehingga area tampak kosong.
Di sisi lain, sungai Amu Darya mundur dan pasokan air menipis. Negara mengimpor 60 persen makanannya, banyak keluarga menghabiskan 70 sampai 80 persen pendapatan untuk bahan pokok, dan dilaporkan antrean untuk roti. Ribuan pegawai negeri, termasuk guru dan dokter, dikirim ke ladang kapas untuk memenuhi kuota.
Kata-kata sulit
- marmer — batuan halus yang dipakai untuk bangunan
- rekonstruksi — pembangunan ulang atau perbaikan besar pada kota
- pendapatan — uang yang diterima negara atau orang dari sumber
- cadangan — jumlah sumber daya yang disimpan untuk digunakan
- ekspor — penjualan barang atau energi ke negara lain
- mengklaim — menyatakan sesuatu sebagai benar tanpa bukti kuat
- pengangguran — keadaan orang yang tidak punya pekerjaan
- pasokan — jumlah barang atau sumber yang tersedia untuk dipakai
- kuota — jumlah yang harus dicapai atau dipenuhi
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana pendapatan dari gas alam memengaruhi proyek besar di kota menurut teks?
- Apa dampak kekurangan air dan impor makanan pada kehidupan keluarga dalam artikel ini?
- Apakah kebijakan mengirim pegawai negeri ke ladang kapas terasa adil bagi masyarakat? Mengapa?
Artikel terkait
Pelanggaran Aturan Wisata Hiu Paus di El Azul
Studi dengan rekaman drone (2016 dan 2022) menemukan bahwa perahu wisata dan perenang sering melanggar aturan di El Azul, lokasi hiu paus seluas 400 km². Penulis merekomendasikan pengawasan lebih baik, regulasi diri pemandu, dan investasi jangka panjang.
Suara Masyarakat Adat dan Sipil di COP30 Belém
COP30 di Belém menonjol karena kehadiran masyarakat sipil dan kenaikan partisipasi masyarakat adat. Konferensi mengakui hak teritorial adat dan meluncurkan inisiatif dana hutan, sementara aksi jalan dan pawai besar menyuarakan tuntutan sosial.