LingVo.club
📖+10 XP
🎧+10 XP
+15 XP
Studi: Serangan Pribadi di Kongres Tarik Perhatian Media (Level A1) — a newspaper with a person holding a newspaper

Studi: Serangan Pribadi di Kongres Tarik Perhatian MediaCEFR A1

28 Mar 2026

Diadaptasi dari Renee LaReau - Notre Dame, Futurity CC BY 4.0

Foto oleh Denise Jans, Unsplash

Level A1 – Pemula
2 mnt
65 kata
  • Penelitian melihat anggota Kongres AS bicara di publik.
  • Beberapa anggota sering melakukan serangan pribadi terhadap kolega.
  • Serangan pribadi mendapat liputan media lebih besar.
  • Serangan tidak meningkatkan penggalangan dana atau kekayaan.
  • Penyerang ikut lebih sedikit dalam pembuatan undang-undang.
  • Wirausahawan konflik adalah nama untuk pelaku ini.
  • Banyak penyerang mewakili pemilih yang relatif moderat.
  • Para penulis khawatir konflik melemahkan norma demokrasi.
  • Mereka menganjurkan penghargaan untuk pembuat kebijakan.

Kata-kata sulit

  • serangantindakan berkata kasar atau menuduh orang lain
    Serangan pribadi
  • liputanlaporan berita oleh media tentang peristiwa
    liputan media
  • penggalangan danakegiatan mengumpulkan uang untuk tujuan tertentu
  • penyerangorang yang membuat komentar kasar tentang orang lain
  • wirausahawan konflikistilah untuk politikus yang memicu konflik publik
  • norma demokrasiaturan tidak tertulis yang penting untuk demokrasi

Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.

Pertanyaan diskusi

  • Pernahkah kamu melihat serangan pribadi di berita?
  • Apakah menurutmu pembuat kebijakan harus mendapat penghargaan?
  • Apakah menurutmu konflik melemahkan norma demokrasi?

Artikel terkait

Percakapan Tatap Muka Mulai Berkurang (Level A1)
31 Mar 2026

Percakapan Tatap Muka Mulai Berkurang

Penelitian baru menunjukkan orang semakin sedikit berbicara tatap muka. Studi melaporkan penurunan kata yang diucapkan setiap tahun dan penulis menyoroti kekhawatiran tentang keterhubungan sosial serta kebutuhan penelitian lebih lanjut.