China Mulai Kampanye Dua Bulan untuk Hapus Konten 'Negatif' di InternetCEFR A2
6 Okt 2025
Diadaptasi dari Oiwan Lam, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Guang Yang, Unsplash
Administrasi Ruang Siber (CAC) memulai kampanye dua bulan pada 22 September untuk menghapus konten yang dianggap membangkitkan permusuhan, kekerasan, dan sentimen pesimis. Kampanye ini berlaku di semua saluran online, termasuk unggahan media sosial, video pendek, siaran langsung, tagar dan komentar.
CAC memberi contoh banyak jenis konten negatif, seperti diskusi trauma keluarga, keluhan soal "anak yang tidak berbakti", dan ejekan terhadap bos. Dalam minggu pertama, empat influencer besar diblokir dan unggahan mereka dihapus. Setelah kematian aktor Yu Menglong pada 11 September, Weibo menghapus lebih dari 100,000 unggahan dan polisi menangkap tiga penyebar rumor daring.
Kata-kata sulit
- kampanye — Usaha terorganisir untuk mencapai tujuan.kampanye ini
- konten negatif — Sesuatu yang tidak baik atau merugikan.
- konten — Informasi atau materi yang disajikan.konten yang menyebabkan, konten mereka, berbagi konten
- influencer — Orang yang memengaruhi orang lain di media.influencer terkenal, influencer Hu Chenfeng
- kebencian — Perasaan sangat tidak suka atau benci.
- kekerasan — Tindakan yang bersifat agresif atau merusak.
- komunitas online — Berada di jaringan komputer, khususnya internet.
- media sosial — Platform untuk berinteraksi secara daring.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurutmu dampak kampanye ini terhadap influencer?
- Apakah menurutmu langkah pemerintah ini efektif?
- Sebutkan contoh konten yang mungkin dianggap negatif.
Artikel terkait
Mengapa Orang Membagikan Berita Palsu di Media Sosial
Sebuah studi menemukan orang sering membagikan berita palsu karena konten itu terasa emosional atau relevan, bukan hanya karena benar. Peneliti mengembangkan Model COP dan menganalisis cuitan COVID-19 untuk melihat pengaruh nada dan relevansi.
Kampanye Pemilu Bangladesh Beralih ke Media Sosial
Pemilu Parlemen Bangladesh pada 12 Februari 2026 menunjukkan pergeseran kampanye dari jalanan ke platform digital. Media sosial jadi pusat pesan politik, sementara otoritas dan platform mencoba mengatur dan menangani misinformasi serta konten buatan AI.