Perjalanan Sofa9a: migrasi dari Venezuela ke KolombiaCEFR A2
26 Okt 2025
Diadaptasi dari Melissa Vida, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh David Restrepo, Unsplash
Sofa9a (nama samaran) berangkat dari Venezuela bersama ibunya. Mereka menyeberang perbatasan dan tiba di Saravena, Arauca pada 13 Januari 2021. Banyak orang dari Venezuela datang ke Kolombia karena krisis di dalam negeri.
Setelah menyeberang sungai, mereka membayar 130,000 pesos per orang untuk naik mobil, padahal tarif biasa sekitar 40,000 pesos. Pada April 2021 ibunya dirawat di unit perawatan intensif dan mereka khawatir tentang biaya. Pada 2022 pemerintah memperkenalkan Izin Perlindungan Sementara (Temporary Protection Permit), tetapi hanya aplikasi Sofa9a yang disetujui. Kondisi ibu memburuk awal 2023 dan mereka kembali ke Venezuela.
Kata-kata sulit
- migrasi — Pindah dari satu tempat ke tempat lain.
- kesulitan — Situasi yang sangat sulit atau menantang.
- perjalanan — Aktivitas pergi dari satu tempat ke tempat lain.
- diskriminasi — Perlakuan tidak adil kepada seseorang.
- akses — Kemampuan untuk memasuki atau menggunakan sesuatu.
- perlindungan — Usaha untuk menjaga agar tetap aman.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apa pendapatmu tentang migrasi?
- Mengapa menurutmu akses kesehatan itu penting?
- Bagaimana cara kita membantu para migran?
Artikel terkait
Aktivis Kongo Melawan "Kutukan Sumber Daya" Secara Damai
François Kaserake Kamate, aktivis dari timur Republik Demokratik Kongo, menentang eksploitasi mineral yang memicu kekerasan. Ia menyerukan solidaritas, ruang bagi aktivis muda, dan strategi non-kekerasan untuk melindungi komunitas lokal.
Keadaan Darurat dan Pemuda Laki-laki di Karibia
Di beberapa bagian Karibia, keadaan darurat memperluas wewenang penegakan dan membuat kehadiran negara sangat terlihat. Langkah ini berdampak tidak proporsional pada pemuda laki-laki dan berhubungan dengan masalah pekerjaan, pendidikan, dan norma maskulinitas.
Mahasiswa Maroko Memilih China karena Tekanan Ekonomi
Banyak mahasiswa Maroko pergi belajar ke China karena kondisi ekonomi dan sosial di dalam negeri. Pengangguran tinggi, gaji rendah, peran media sosial dan agen pendidikan mendorong tren ini, sementara masalah visa dan praktik agen tetap mengkhawatirkan.