Pada April 2025 para peneliti mengatakan ada perbaikan identifikasi untuk satu korban dari kuburan massal Perus. Korban yang disebut Dênis Casemiro adalah tukang batu berusia 28 tahun dan anggota Vanguarda Popular Revolucionária.
Jenazah Casemiro sempat diidentifikasi dan dimakamkan pada 1991, tetapi pengujian DNA baru menunjukkan identifikasi itu keliru. Perbaikan diumumkan oleh Perus Project, kerja sama antara Kementerian Hak Asasi Manusia, universitas dan pemerintah kota. Tim forensik melakukan beberapa analisis, termasuk perbandingan DNA dengan keluarga dekat.
Kata-kata sulit
- identifikasi — menentukan siapa sebenarnya seseorang atau sesuatudiidentifikasi
- kuburan massal — tempat banyak jasad dikubur bersama
- jenazah — tubuh orang yang sudah meninggal
- forensik — berkaitan dengan ilmu penyelidikan kejahatan
- pengujian DNA — uji untuk membandingkan informasi genetik orang
- keliru — salah atau tidak sesuai fakta
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana perasaan keluarga dekat jika identifikasi seseorang ternyata keliru?
- Mengapa perbandingan DNA dengan keluarga penting menurut kamu?
- Apa yang kamu pikirkan ketika membaca tentang kuburan massal seperti ini?
Artikel terkait
Konflik Trawler di Taman Nasional Douala-Edea
Komunitas nelayan di Mbiako, Yoyo I dan Yoyo II menghadapi serangan kapal trawl industri di Taman Nasional Douala-Edea. Metode penangkapan ilegal merusak mangrove, mengurangi ikan, dan mengancam mata pencaharian; LCMC dipasang untuk membantu pengelolaan.
Banjir dan Longsor di Huai Hin Lad Nai
Huai Hin Lad Nai, desa Masyarakat Adat Karen di Chiang Rai, mengalami banjir dan longsor pada September 2024. Penelitian Februari 2025 menyebut iklim dan penebangan masa lalu sebagai faktor, sementara komunitas ingin gabungkan pengetahuan adat dan sains.
Foto Lobster Memicu Kritik terhadap Anggota AKP di Turki
Beberapa anggota partai berkuasa AKP memposting foto hidangan lobster dan barang mewah saat banyak orang menghadapi kenaikan harga. Unggahan itu menimbulkan protes, meme, dan tanggapan dari Presiden Erdoğan serta komentar ekonomi nasional.