Exile Hub, mitra Global Voices, berdiri setelah kudeta 2021 untuk memberdayakan jurnalis dan pembela hak asasi manusia dari Myanmar. Organisasi itu mendukung proyek kreatif dan tempat berkumpul bagi orang-orang yang hidup di pengasingan.
Elizabeth tumbuh di bagian tengah Myanmar, dekat toko sewaan buku yang dijalankan bibinya. Ia membaca banyak novel fantasi Tiongkok dan kemudian belajar kedokteran. Ia lulus dari University of Medicine, lalu fokus pada kardiologi intervensional. Waktu kuliah ia menulis blog berisi puisi cinta dan tulisan edutainment tentang kebiasaan sehat.
Setelah militer merebut kekuasaan, Elizabeth menolak bekerja untuk junta dan menyiarkan pesan yang mendorong perlawanan tenaga kesehatan. Pihak berwenang menuduhnya menyebarkan berita palsu dan menghasut kerusuhan di bawah Pasal 505(a) KUHP. Ia menghabiskan sekitar satu tahun bersembunyi sebelum menyeberang ke Mae Sot, Thailand, pada 2022. Di pengasingan ia menulis lagu protes—beberapa lagu masuk dalam "Blood Money Campaign" dan satu diputar di NUG Radio dengan judul "Tattoo Revolution"—dan kini membuat seri video musik untuk merayakan perempuan Myanmar di pengasingan.
Kata-kata sulit
- pengasingan — keadaan hidup jauh dari negara asal karena dipaksa
- kudeta — pengambilalihan pemerintahan secara paksa oleh militer
- memberdayakan — membantu orang menjadi lebih kuat atau mandiri
- junta — pemerintahan militer yang berkuasa setelah penggulingan
- menghasut — mendorong orang untuk melakukan tindakan berbahaya
- berita palsu — informasi yang salah atau menyesatkan yang disebarkan
- perlawanan — tindakan menolak atau melawan kekuasaan atau aturan
- menyiarkan — menyebarkan berita atau informasi kepada publik
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurut Anda lagu protes atau video musik bisa membantu orang Myanmar yang hidup di pengasingan?
- Apa tantangan yang mungkin dihadapi jurnalis dan tenaga kesehatan yang menolak bekerja untuk junta?
- Mengapa organisasi seperti Exile Hub penting untuk pembela hak asasi manusia dari negara yang mengalami kudeta?
Artikel terkait
Banjir dan Longsor di Huai Hin Lad Nai
Huai Hin Lad Nai, desa Masyarakat Adat Karen di Chiang Rai, mengalami banjir dan longsor pada September 2024. Penelitian Februari 2025 menyebut iklim dan penebangan masa lalu sebagai faktor, sementara komunitas ingin gabungkan pengetahuan adat dan sains.
Africa Wiki Women: Menambah Keterlihatan Perempuan Afrika
Africa Wiki Women mendorong perempuan Afrika membuat dan memperbaiki konten di platform Wikimedia. Didirikan oleh tiga perempuan, kelompok ini melatih ratusan wanita dan menjalankan pelatihan, kampanye, serta program pendampingan untuk meningkatkan partisipasi.
Bagaimana Kongres Bereaksi di Media Sosial Setelah Penembakan Massal
Studi menganalisis posting anggota Kongres di X selama dua tahun dan menemukan perbedaan besar antara dua partai. Demokrat cenderung menulis tentang senjata segera setelah penembakan, sedangkan Republik jarang menunjukkan respons serupa.
Orang Romani di pinggiran São Paulo berjuang untuk pengakuan
Orang Romani di pinggiran Greater São Paulo menghadapi prasangka, banjir, dan kesulitan akses layanan publik. Tanpa pengakuan resmi dan data sensus, aktivis mengatakan kebijakan sulit dirancang dan pendidikan perlu diperbaiki.