Keadaan Darurat dan Pemuda Laki-laki di KaribiaCEFR B2
18 Apr 2026
Diadaptasi dari Kwasi Cudjoe, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Nick Karvounis, Unsplash
Keadaan darurat di beberapa bagian Karibia memberi penegak hukum kewenangan lebih luas, termasuk perluasan pencarian dan penahanan sementara tanpa dakwaan. Di Trinidad and Tobago, peningkatan keamanan terlihat melalui patroli intensif di banyak komunitas, sementara penegakan yang ditingkatkan sering terfokus pada wilayah berpendapatan rendah.
Dampak kebijakan ini tidak merata: pemuda laki-laki terkena dampak secara tidak proporsional, baik sebagai korban maupun pelaku kekerasan. Laporan yang didukung UNDP, "No Time to Quit: Engaging Youth at Risk", menyoroti pengucilan sosial yang dialami pemuda di komunitas rentan dan bagaimana norma maskulinitas—harapan menafkahi keluarga, menegaskan otoritas, dan menuntut penghormatan—mendorong beberapa memilih jalur berisiko ketika peluang sah terbatas.
Beberapa contoh regional dan internasional menunjukkan hasil berbeda. Di Jamaika, keadaan darurat mengurangi kejahatan kekerasan namun menimbulkan kekhawatiran tentang dampak tidak proporsional pada pemuda laki-laki. Penelitian di Brazil menunjukkan bahwa praktik kepolisian di wilayah perkotaan termarjinalkan dapat memperkuat ketidakpercayaan. Sementara itu, program di Guyana dan Barbados fokus pada pembinaan dan keterampilan, dan pengalaman Medellín menunjukkan bahwa menggabungkan langkah keamanan dengan pendidikan serta investasi sosial dapat mendukung keselamatan jangka panjang.
Secara keseluruhan, langkah darurat lebih mungkin memberi manfaat berkelanjutan jika ditempatkan bersama kebijakan sosial dan ekonomi inklusif; jika berdiri sendiri, efeknya cenderung bersifat jangka pendek dan berisiko memperdalam ketidakpercayaan terhadap negara.
Kata-kata sulit
- kewenangan — hak resmi untuk mengambil tindakan
- penahanan — menyimpan orang di tahanan untuk waktu singkatpenahanan sementara
- pengucilan sosial — dianggap terpisah dari kelompok masyarakat
- norma maskulinitas — harapan sosial tentang perilaku laki-laki
- marjinalkan — mengeluarkan atau menempatkan di posisi terpinggirkantermarjinalkan
- ketidakpercayaan — kekurangan rasa percaya terhadap orang atau lembaga
- inklusif — mencakup berbagai kelompok tanpa pengecualian
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana program pembinaan dan pelatihan keterampilan bisa mengubah pilihan pemuda di komunitas rentan menurut teks?
- Apa keuntungan dan risiko penggunaan keadaan darurat untuk menangani kejahatan berdasarkan contoh dalam teks?
- Mengapa teks menekankan perlunya menggabungkan langkah keamanan dengan kebijakan sosial dan ekonomi inklusif?
Artikel terkait
Web3 dan kendali data bagi petani
Forum ICTforAg (9-10 Maret) membahas bagaimana teknologi informasi dan Web3 bisa memberi petani lebih banyak kendali atas data mereka. Digital Green dan alat seperti FarmStack ditonjolkan, serta layanan video yang menjangkau petani di beberapa negara.
Pria Muda di Korea Selatan Beralih ke Kanan
Survei dan hasil pemilu menunjukkan banyak pria muda di Korea Selatan berpindah ke kanan politik, menciptakan kesenjangan gender besar soal feminisme, redistribusi, dan imigrasi. Meski begitu, sebagian besar pria muda tetap mematuhi aturan politik.