India meluncurkan wahana Aditya-L1 pada Sabtu (2 September), hanya beberapa hari setelah pendaratan bersejarah Chandrayaan-3 di kutub selatan bulan. ISRO menyatakan bahwa Aditya-L1 dapat mengamati matahari secara terus-menerus tanpa terganggu eclipse dan memantau dampak aktivitas matahari pada cuaca antariksa secara real time.
Media dan publik memuji pencapaian teknis tersebut. Namun, beberapa ilmuwan menanyakan bagaimana misi berprofil tinggi itu sejalan dengan kebutuhan pendanaan sains yang lebih luas di India. Mereka khawatir dukungan kuat untuk proyek populer bisa mengurangi dana bagi penelitian dasar dan menghambat perkembangan seimbang antar bidang.
Di sisi lain, pendukung program antariksa menekankan manfaat praktis seperti peramalan cuaca, komunikasi, pertahanan dan keuntungan ilmiah jangka panjang.
Kata-kata sulit
- meluncurkan — mengirimkan sesuatu ke udara atau luar angkasa
- wahana — kendaraan atau mesin untuk misi antariksa
- mengamati — melihat dengan cermat untuk mendapatkan informasi
- memantau — mengawasi terus menerus perubahan atau kejadian
- dampak — efek atau akibat yang ditimbulkan oleh sesuatu
- cuaca antariksa — kondisi lingkungan di luar atmosfer bumi
- pendanaan — penyediaan uang untuk kegiatan atau proyek
- penelitian dasar — penelitian untuk memahami prinsip atau fenomena umum
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurut Anda misi seperti Aditya-L1 bisa mempengaruhi pendanaan penelitian dasar di negara? Jelaskan dengan satu atau dua alasan.
- Di antara manfaat praktis yang disebut (misal: peramalan cuaca, komunikasi, pertahanan), mana yang menurut Anda paling penting untuk masyarakat dan mengapa?
Artikel terkait
Bagaimana orang dengan gangguan penglihatan menilai kedatangan mobil
Studi baru menguji bagaimana orang dengan degenerasi makula terkait usia (AMD) menilai waktu kedatangan kendaraan menggunakan realitas virtual dan suara mobil. Hasilnya: peserta AMD sangat mirip dengan orang berpenglihatan normal dan tidak hanya mengandalkan suara.
Tagatose: gula langka yang dibuat dari glukosa oleh bakteri
Peneliti Tufts mengembangkan cara membuat tagatose, pemanis mirip gula, dengan merekayasa bakteri Escherichia coli. Metode ini menggunakan enzim baru dari jamur lendir dan menghasilkan tagatose lebih efisien, serta aman menurut otoritas kesehatan.
Peta Biologis Menghubungkan Sel dan Jaringan Otak
Sebuah studi di Nature Communications menggabungkan pemindaian otak, data genetik, dan pencitraan molekuler untuk menunjukkan bagaimana organisasi seluler dan molekuler membentuk jaringan otak besar. Temuan berpotensi mengubah studi kognisi dan gangguan mental.