Peneliti di University of Missouri sedang menguji kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi melanoma dengan mengevaluasi gambar kelainan kulit. Kamlendra Singh, pemimpin studi, mengatakan AI dimaksudkan sebagai alat pendukung keputusan dan bisa membantu pasien yang sulit mengakses dokter kulit.
Tim melatih model menggunakan database berisi 400.000 gambar yang diambil dengan 3D total body photography, sebuah metode foto tubuh resolusi tinggi. Mereka membandingkan tiga model dan menemukan masing-masing mencapai akurasi hingga 88%, sementara gabungan model meningkatkan akurasi menjadi lebih dari 92%.
Singh menekankan bahwa butuh waktu sebelum sistem ini dipakai klinis, dan pelatihan dengan data yang lebih beragam diharapkan dapat meningkatkan akurasi.
Kata-kata sulit
- kecerdasan buatan — program komputer yang bisa belajar atau berpikir
- melanoma — jenis kanker kulit yang berbahaya
- database — kumpulan data tersimpan dalam satu tempat
- akurasi — tingkat ketepatan hasil atau jawaban
- mengakses — mendapatkan layanan atau informasi dari sumber lain
- melatih — memberi contoh atau data supaya sistem belajar
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda percaya alat AI bisa membantu diagnosis kulit? Jelaskan singkat.
- Mengapa menurut Anda penting menggunakan data yang beragam saat melatih model?
- Bagaimana Anda akan mencari dokter kulit jika sulit mengakses fasilitas kesehatan?
Artikel terkait
Novartis Mengumumkan GanLum, Obat Malaria Baru
Novartis mengumumkan GanLum, pengobatan malaria baru dengan molekul ganaplacide. Uji akhir menunjukkan hasil kuat dan obat ini mungkin membantu melawan resistensi obat; persetujuan regulasi bisa datang sekitar 16 bulan dan tersedia pada 2027.
Kekerasan Digital terhadap Jurnalis dan Aktivis Perempuan
Kekerasan digital terhadap jurnalis dan aktivis perempuan di Indonesia semakin terlihat dalam lima tahun terakhir. Serangan online meliputi doxing, manipulasi foto, peretasan dan DDoS; korban melaporkan perlindungan kelembagaan yang terbatas.
Afrika butuh surveilans One Health yang terintegrasi
Para ahli mengatakan Afrika memerlukan surveilans terintegrasi untuk manusia, hewan, dan lingkungan karena data terfragmentasi memperlambat deteksi wabah. Studi One Health yang dipimpin CABI mengusulkan investasi, pelatihan, dan kerja sama lintas sektor.
Warga Mile Four Bamenda Beralih ke Tenaga Surya karena Pemadaman Listrik
Pemadaman listrik panjang dan tidak menentu di Mile Four, Bamenda mendorong warga mencari solusi lokal. Mereka mengumpulkan dana untuk trafo komunitas dan banyak memasang sistem surya terdesentralisasi untuk kebutuhan rumah tangga dan layanan publik.