Penelitian pada tikus membandingkan jaringan setelah infeksi dinyatakan hilang. Para ilmuwan melihat paru-paru dan otak untuk membedakan efek kedua virus.
Kedua virus meninggalkan kerusakan paru-paru yang berkepanjangan. Para peneliti menemukan sel imun yang tidak kembali tenang penuh dan naiknya kolagen, yang bisa membuat paru-paru kaku. Setelah influenza, paru-paru menunjukkan sel perbaikan yang membangun kembali lapisan saluran napas, tetapi respons itu hampir tidak terlihat setelah infeksi COVID-19. Pada tikus yang pernah COVID-19 ada peradangan otak dan area kecil perdarahan yang tidak umum setelah influenza.
Kata-kata sulit
- penelitian — studi untuk mendapatkan informasi baru
- jaringan — kumpulan sel yang membentuk bagian tubuh
- sel imun — bagian tubuh yang melawan infeksi
- kolagen — protein yang memberi kekuatan dan elastisitas jaringan
- peradangan — reaksi tubuh terhadap luka atau infeksi
- perdarahan — keluarnya darah dari pembuluh darah
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa naiknya kolagen bisa menjadi masalah untuk paru-paru menurut teks?
- Bagaimana respon perbaikan paru-paru berbeda antara influenza dan COVID-19 menurut artikel?
- Apakah menurut Anda penting meneliti efek penyakit pada hewan seperti tikus? Mengapa?
Artikel terkait
Permainan Komputer Bantu Perbaiki Otak Setelah Cedera
Studi menunjukkan orang dewasa dengan cedera otak traumatik dapat memperbaiki struktur otak dan kemampuan berpikir dengan menyelesaikan permainan kognitif berbasis komputer. Perubahan terukur terlihat pada neuroplastisitas, kecepatan pemrosesan, perhatian, dan memori.
Varian Gen Tingkatkan Risiko Gagal Jantung pada Anak dengan Miokarditis
Studi menemukan varian genetik lebih sering pada anak yang mengembangkan kardiomiopati dilatasi setelah miokarditis dibandingkan kelompok kontrol. Temuan ini mendukung pemeriksaan genetik dan tindakan klinis pada anak dengan miokarditis dan gagal jantung.
Jalur inflamasi 'pintu belakang' pada rheumatoid arthritis
Penelitian di Washington State University menemukan jalur inflamasi alternatif yang memperkuat TNF dan mungkin menjelaskan kegagalan beberapa obat untuk rheumatoid arthritis. Memblokir reseptor Fn14 mengurangi lonjakan peradangan dan menjadi target terapi berikutnya.
Deforestasi di Tropis Mempercepat Pemanasan dan Kematian Panas
Studi menggunakan data satelit dan model menunjukkan hilangnya hutan di daerah tropis (2001–2020) menaikkan suhu lokal dan terkait sekitar 28,000 kematian panas per tahun. Sekitar 345 juta orang terpapar, terutama di Afrika, Asia Tenggara, dan Amerika Latin.