Sebuah studi baru menemukan hubungan antara ketidakamanan energi dan kesehatan mental di rumah tangga AS. Makalah itu ditulis bersama oleh Asisten Profesor Michelle Graff dari Georgia Tech dan diterbitkan di JAMA Network Open. Graff mengatakan energi adalah kebutuhan dasar yang memengaruhi kenyamanan, keselamatan, dan tingkat stres.
Para peneliti menganalisis data dari Household Pulse Survey Biro Sensus AS. Mereka menemukan 43% rumah tangga mengalami ketidakamanan energi dalam setahun terakhir. Studi menitikberatkan pada orang yang harus mengurangi pengeluaran lain agar bisa membayar tagihan energi.
Di antara orang yang membuat pengorbanan itu, hampir 39% melaporkan gejala kecemasan dan 32% melaporkan gejala depresi. Peneliti mencatat bahwa hubungan kausal belum jelas, tetapi masalah energi dapat mengganggu tidur dan kesehatan.
Kata-kata sulit
- ketidakamanan energi — kondisi ketika keluarga sulit membayar tagihan listrik
- rumah tangga — keluarga atau orang-orang yang tinggal bersama di rumah
- peneliti — orang yang melakukan studi atau penelitianPara peneliti
- gejala — tanda-tanda pada tubuh atau pikiran
- kecemasan — perasaan khawatir, tegang, atau takut terus-menerus
- depresi — perasaan sedih dan kehilangan minat lama
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa beberapa orang harus mengurangi pengeluaran lain menurut teks?
- Bagaimana ketidakamanan energi dapat memengaruhi kesehatan menurut artikel?
- Apakah Anda khawatir tentang tagihan energi di rumah? Jelaskan singkat.
Artikel terkait
Pakistan: Usia Nikah 18 dan Tantangan Perkawinan Anak di Punjab
Parlemen Pakistan mengesahkan undang-undang pada Mei 2025 yang menetapkan usia nikah 18 tahun dan memberi denda serta hukuman. Namun perkawinan anak masih umum di Selatan Punjab, seperti kasus Zunaira yang berumur 14 tahun.
Membuka atau Menyembunyikan Identitas Memengaruhi Emosi Sehari-hari
Penelitian mengikuti orang dewasa muda dari kelompok seksual dan gender minoritas selama delapan hari. Menyembunyikan identitas terkait ketegangan emosional dan rasa percaya diri lebih rendah, sedangkan keterbukaan terkait kejelasan diri dan perasaan positif.
Resesi 2008 Mengubah Identitas Kelas Orang Amerika
Penelitian UC Riverside menemukan resesi 2008 membuat banyak orang Amerika melihat diri mereka sebagai kelas sosial lebih rendah, dan perubahan itu bertahan lama. Studi memakai data panjang dari puluhan ribu orang untuk mengukur efek jangka panjang.