Penelitian dari Tulane University menggunakan model tikus untuk membandingkan jaringan paru-paru dan otak setelah infeksi dinyatakan bersih. Hasil yang dilaporkan di jurnal Frontiers in Immunology menunjukkan perbedaan jangka panjang antara kedua virus.
Di paru-paru, baik influenza maupun SARS-CoV-2 meninggalkan tanda kerusakan yang serupa, termasuk sel imun yang tidak sepenuhnya kembali ke keadaan tidak aktif dan penumpukan kolagen yang terkait dengan jaringan parut. Perubahan ini dapat menjelaskan sesak napas yang berlangsung lama. Setelah influenza, muncul sel perbaikan yang mulai membangun kembali lapisan saluran napas; respons ini sebagian besar tidak terlihat setelah infeksi COVID-19.
Perbedaan terbesar ada di otak: meskipun virus tidak terdeteksi di jaringan otak, tikus setelah COVID-19 menunjukkan peradangan menetap dan area pendarahan kecil. Analisis gen menunjukkan sinyal peradangan yang terus berlangsung dan gangguan pada jalur serotonin dan dopamin, yang terkait dengan suasana hati, berpikir, dan energi. Temuan ini membantu menjelaskan gejala seperti kabut otak dan kelelahan.
Kata-kata sulit
- penelitian — kegiatan sistematis untuk mencari jawaban ilmiah
- jaringan — kumpulan sel yang membentuk bagian tubuh
- penumpukan — proses berkumpulnya bahan pada satu tempat
- kolagen — protein yang membentuk jaringan ikat tubuh
- peradangan — respon tubuh dengan pembengkakan dan kemerahan
- sinyal — tanda atau isyarat dari sel atau jaringan
- jalur — rantai reaksi biokimia dalam tubuh
- kabut otak — keadaan sulit berpikir atau fokus
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana perbedaan respons perbaikan di paru-paru setelah influenza dan setelah COVID-19 bisa memengaruhi sesak napas jangka panjang?
- Pernahkah Anda atau orang yang Anda kenal mengalami kabut otak atau kelelahan setelah sakit? Ceritakan singkat apa yang terjadi.
- Mengapa gangguan pada jalur serotonin dan dopamin bisa memengaruhi suasana hati dan energi menurut teks?
Artikel terkait
Metode Ultrasound Baru Bantu Bedakan Kista dan Massa
Peneliti mengembangkan pemrosesan sinyal ultrasound yang membedakan massa berisi cairan dan massa padat lebih akurat. Uji awal menunjukkan deteksi benar 96% dibanding 67% dengan alat konvensional; penelitian dari Johns Hopkins ini didanai federal.
Pengganti Daging Nabati Ubah Lemak dalam ASI dalam Enam Hari
Uji klinis kecil menemukan bahwa mengganti daging sapi dengan pengganti daging nabati mengubah jenis lemak dalam ASI hanya dalam enam hari. Peneliti mengatakan perubahan itu mungkin berpengaruh pada perkembangan otak dan kekebalan bayi.
RSV dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang
Penelitian menemukan bahwa orang dewasa yang dirawat karena RSV sering mengalami keluhan berbulan-bulan setelah keluar rumah sakit, termasuk sesak napas dan kesulitan aktivitas. Studi menekankan pencegahan melalui vaksinasi dan kebutuhan perawatan lanjutan.
Lajang pada orang muda dan kesejahteraan
Studi longitudinal dari University of Zurich mengikuti lebih dari 17.000 orang muda di Jerman dan Britania Raya. Hasil menunjukkan lajang jangka panjang terkait penurunan kepuasan hidup dan peningkatan kesepian; menjalin hubungan pertama meningkatkan beberapa aspek kesejahteraan.