Penelitian yang diterbitkan di Proceedings of the National Academy of Sciences memakai nanoflowers bersama sel punca. Di hadapan nanoflowers, sel punca memproduksi dua kali jumlah mitokondria normal. Sel punca yang ditingkatkan itu mentransfer mitokondria ekstra ke sel yang menua atau rusak.
Dengan mitokondria baru, sel yang rusak dapat memulihkan produksi energi dan fungsi. Nanopartikel yang digunakan lebih besar dari banyak molekul obat dan tetap berada di dalam sel, sehingga para peneliti menyatakan terapi ini mungkin cukup tahan lama dan bisa memerlukan pemberian hanya secara bulanan.
Kata-kata sulit
- penelitian — studi ilmiah untuk mencari informasi baru
- sel punca — sel yang bisa berkembang jadi jenis sel lain
- mitokondria — bagian sel yang membuat energi untuk sel
- nanopartikel — partikel sangat kecil yang lebih kecil dari sel
- mentransfer — memindahkan dari satu tempat ke tempat lain
- memulihkan — mengembalikan keadaan atau fungsi seperti sebelumnya
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurutmu sel punca bisa membantu sel yang rusak?
- Apakah kamu khawatir atau tertarik dengan penggunaan nanopartikel dalam tubuh? Mengapa?
- Pernahkah kamu mendengar tentang mitokondria sebelumnya? Jelaskan singkat.
Artikel terkait
Aplikasi 'Are You Dead Yet?' dan kesepian kaum muda di China
Aplikasi ponsel bernama “Are You Dead Yet?” tiba-tiba populer di Apple App Store China pada Januari 2026. Aplikasi ini meminta kontak darurat dan check-in rutin, dan menonjolkan kecemasan sosial di kalangan anak muda yang tinggal sendiri.
Sel T di amandel berbeda dari sel di darah
Penelitian menemukan bahwa sel T di amandel memiliki perbedaan penting dibanding sel T dalam darah. Tim peneliti menganalisis jutaan sel dari donor berbagai usia dan merekomendasikan memperhatikan lokasi jaringan saat menilai vaksin dan terapi.