Penelitian yang diterbitkan di Proceedings of the National Academy of Sciences memakai nanoflowers bersama sel punca. Di hadapan nanoflowers, sel punca memproduksi dua kali jumlah mitokondria normal. Sel punca yang ditingkatkan itu mentransfer mitokondria ekstra ke sel yang menua atau rusak.
Dengan mitokondria baru, sel yang rusak dapat memulihkan produksi energi dan fungsi. Nanopartikel yang digunakan lebih besar dari banyak molekul obat dan tetap berada di dalam sel, sehingga para peneliti menyatakan terapi ini mungkin cukup tahan lama dan bisa memerlukan pemberian hanya secara bulanan.
Kata-kata sulit
- penelitian — studi ilmiah untuk mencari informasi baru
- sel punca — sel yang bisa berkembang jadi jenis sel lain
- mitokondria — bagian sel yang membuat energi untuk sel
- nanopartikel — partikel sangat kecil yang lebih kecil dari sel
- mentransfer — memindahkan dari satu tempat ke tempat lain
- memulihkan — mengembalikan keadaan atau fungsi seperti sebelumnya
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurutmu sel punca bisa membantu sel yang rusak?
- Apakah kamu khawatir atau tertarik dengan penggunaan nanopartikel dalam tubuh? Mengapa?
- Pernahkah kamu mendengar tentang mitokondria sebelumnya? Jelaskan singkat.
Artikel terkait
Sains warga bantu pantau kesehatan dan SDG
Tinjauan ilmiah menemukan sains warga dapat membantu memantau indikator kesehatan dan kesejahteraan yang terkait SDG dan Target Triple Billion WHO. Studi ini menunjukkan potensi besar, contoh praktik, serta tantangan kualitas dan partisipasi.
Beras Joha dari India Menunjukkan Potensi Melawan Diabetes
Penelitian di India menemukan bahwa beras harum tradisional Joha dapat menurunkan kadar gula dan melindungi jantung pada uji laboratorium dan percobaan pada tikus. Para peneliti mendorong promosi dan kebijakan untuk mendukung penanaman Joha.
Olahraga Lebih Efektif daripada Bubuk Protein untuk Kekuatan Lansia
Studi menemukan suplemen protein saja tidak meningkatkan kekuatan otot pada orang berusia 65 tahun ke atas setelah 24 minggu. Peneliti menyarankan latihan resistensi dan merencanakan penelitian tentang kombinasi olahraga dan protein.