LingVo.club
Level
Baniwa Terima Penghargaan untuk Solusi Iklim — Level A2 — a group of people looking at a phone

Baniwa Terima Penghargaan untuk Solusi IklimCEFR A2

6 Agu 2025

Diadaptasi dari Luisa Massarani, SciDev CC BY 2.0

Foto oleh Jimmy Jiménez, Unsplash

Level A2 – Dasar / Elementer
2 mnt
98 kata

Dzoodzo Baniwa menerima penghargaan dari Bunge Foundation karena karyanya terkait darurat iklim dan solusi pertanian. Penghargaan itu juga menyorot hubungan antara pengetahuan adat dan praktik ilmiah.

Baniwa tumbuh dari keluarga yang tidak melek huruf dan aktif dalam pendidikan adat bagi masyarakat Baniwa dan Coripaco. Ia belajar dan mengajar di sekolah adat Pamáali, yang pada 2016 diakui sebagai tolok ukur inovasi pendidikan dasar.

Akses ke pendidikan tinggi sulit; ia menempuh perjalanan panjang dari desanya dan kemudian meraih gelar di bidang fisika interkultural serta magister pengajaran ilmu lingkungan. Ia juga mengembangkan solusi praktis seperti pompa air yang tidak memerlukan listrik.

Kata-kata sulit

  • penghargaanpengakuan resmi untuk karya atau prestasi
  • darurat iklimkeadaan darurat karena perubahan cuaca besar
  • pengetahuan adatilmu dan kebiasaan tradisi suatu komunitas
  • melek hurufmampu membaca dan menulis huruf
  • sekolah adatsekolah yang mengajarkan budaya setempat
  • tolok ukurukuran atau standar untuk menilai sesuatu
  • interkulturalberkaitan dengan hubungan antarbudaya atau kelompok
  • pompa airalat untuk memindahkan atau mengeluarkan air

Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.

Pertanyaan diskusi

  • Mengapa menurutmu pengetahuan adat penting dalam menghadapi darurat iklim?
  • Apa kesulitan yang disebutkan terkait akses ke pendidikan tinggi?
  • Bagaimana manfaat pompa air tanpa listrik bagi desa terpencil?

Artikel terkait

Terusan Funan Techo di Kamboja — Level A2
13 Nov 2025

Terusan Funan Techo di Kamboja

Upacara peletakan batu pertama Terusan Funan Techo berlangsung pada 5 Agustus 2024 di Desa Prek Takeo. Proyek kanal 180 kilometer ini diklaim menghubungkan Phnom Penh ke Teluk Thailand, tetapi menimbulkan kekhawatiran lingkungan dan geopolitik.