- Sebuah studi baru menunjukkan kemajuan penting.
- Penelitian ini dipublikasikan di Nature Communications.
- Para peneliti menggabungkan pemindaian otak dan data genetik.
- Mereka juga memasukkan pencitraan molekuler dalam analisis.
- Tujuan penelitian menghubungkan sel kecil dan jaringan besar.
- Mereka melihat pola konektivitas dinamis pada fMRI.
- Mereka memeriksa sel, serotonin, dopamin, dan mitokondria.
- Analisis menunjukkan jaringan bisa menjembatani biologi dan kognisi.
- Vince Calhoun menjadi penulis senior dan memimpin tim.
- Studi ini didanai oleh National Science Foundation dan NIH.
Kata-kata sulit
- genetik — Informasi biologis yang ada di DNA.
- pemindaian — Proses mengambil gambar bagian tubuh atau otak.
- molekuler — Berhubungan dengan molekul kecil dalam tubuh.
- jaringan — Kelompok sel yang bekerja bersama dalam tubuh.
- konektivitas — Hubungan atau sambungan antar bagian otak.
- mitokondria — Bagian kecil di sel yang membuat energi.
- analisis — Proses melihat data untuk menemukan arti.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah melihat gambar otak (pemindaian)?
- Apakah kamu tertarik pada topik genetik dan otak?
- Apakah kamu pernah mendengar kata mitokondria sebelumnya?
Artikel terkait
Penggunaan Zat oleh Remaja AS Tetap Rendah Setelah Pandemi
Survei Monitoring the Future (University of Michigan) menemukan penggunaan sebagian besar zat oleh remaja AS tetap mendekati titik terendah 2021. Ada kenaikan kecil untuk heroin dan kokain, sehingga para peneliti mendesak pemantauan lebih lanjut.
Pengurangan Polusi di Asia Timur Mempercepat Pemanasan Global
Studi baru menghubungkan berkurangnya polusi aerosol di Asia Timur, terutama China, dengan percepatan pemanasan permukaan global sejak sekitar 2010. Penelitian dan laporan cuaca menunjukkan dampak regional dan kebutuhan dana untuk adaptasi.
Studi Genetika: Banyak Korban Bunuh Diri Tanpa Depresi
Penelitian genetika University of Utah menunjukkan banyak orang yang meninggal karena bunuh diri tidak memiliki depresi atau riwayat psikiatri. Peneliti menganalisis data anonim lebih dari 2.700 kasus untuk menemukan perbedaan risiko genetik.