- Sebuah studi memperingatkan tentang pembakaran plastik rumah tangga.
- Praktik ini terjadi di banyak kota di dunia.
- Kota-kota tersebut berpendapatan rendah dan menengah.
- Orang memakai plastik sebagai bahan bakar di rumah.
- Beberapa orang membakar botol, kantong, dan kemasan.
- Pembakaran sering terjadi di area informal permukiman.
- Asap dari plastik mengandung zat berbahaya.
- Zat berbahaya bisa masuk ke makanan atau air.
- Responden ingin pengelolaan sampah yang lebih baik.
- Mereka juga meminta akses ke energi bersih.
Kata-kata sulit
- membakar — menggunakan api untuk menghancurkan sesuatu
- permukiman — daerah tempat orang tinggal bersama
- asap — gas yang keluar dari benda yang terbakar
- zat — bahan yang memiliki sifat atau nama kimia
- pengelolaan — cara mengatur dan merawat barang atau sumber daya
- energi bersih — tenaga dari sumber yang tidak banyak menyebabkan polusi
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah di dekat rumah Anda orang membakar plastik?
- Bagaimana Anda membuang sampah plastik di rumah?
- Apakah Anda ingin energi bersih di rumah Anda?
Artikel terkait
Model Fisika Baru untuk Meningkatkan Ketajaman MRI
Peneliti di Rice University dan Oak Ridge National Laboratory mengembangkan model fisika baru yang menghubungkan gerak molekul dengan sinyal MRI klinis. Studi ini menjelaskan relaksasi NMR dalam cairan dan diuji pada frekuensi MRI klinis.
Kazakhstan dan China setuju bangun pembangkit nuklir
Kazakhstan menyepakati proyek dengan China untuk membangun pembangkit nuklir kedua dan ketiga menggunakan reaktor HPR-1000 (2,4 GW). Langkah ini dimaksudkan untuk mengatasi kekurangan listrik dan mengurangi ketergantungan pada batu bara.
Orang tua, organisasi Yunani, dan minum berlebihan di mahasiswa
Studi di jurnal Behavioral Sciences menemukan orang tua yang lebih membolehkan minum terkait dengan mahasiswa yang bergabung dengan fraternity atau sorority dan risiko minum berlebihan. Peneliti menyarankan program pengasuhan dan percakapan tentang risiko.