LingVo.club
📖+20 XP
🎧+15 XP
+25 XP
Ashgabat: Kota Marmer dan Krisis di Baliknya — Level A2 — Cityscape with residential buildings and golden domes.

Ashgabat: Kota Marmer dan Krisis di BaliknyaCEFR A2

28 Feb 2026

Diadaptasi dari Areeha Tunio, Global Voices CC BY 3.0

Foto oleh Nikolai Kolosov, Unsplash

Level A2 – Dasar / Elementer
2 mnt
88 kata

Pada 2013 Ashgabat tercatat di Guinness World Records karena banyaknya bangunan berpakaian marmer putih. Kota ini juga memiliki patung dan taman yang luas sehingga tampak seperti panggung kosong.

Pemerintah di bawah presiden memakai estetika "Kota Putih" sebagai simbol kekuasaan. Proyek besar itu dibiayai dari pendapatan gas alam negara.

Namun di balik kemegahan, Turkmenistan menghadapi krisis air dan masalah pangan. Sungai Amu Darya menyusut dan banyak daerah pedesaan kekurangan air. Negara mengimpor banyak makanan, dan pegawai negeri kadang dikirim kerja di ladang kapas. Informasi dan pergerakan warga dikontrol ketat.

Kata-kata sulit

  • marmerbatu alam berwarna untuk bangunan
    marmer putih
  • estetikagaya atau pandangan tentang keindahan
    estetika "Kota Putih"
  • kekuasaankemampuan mempengaruhi orang atau keputusan
  • pendapatanuang yang diterima suatu negara atau orang
    pendapatan gas alam negara
  • kekurangankeadaan tidak cukup atau kurang sesuatu
    kekurangan air
  • mengimpormembeli barang dari luar negeri
  • mengontrolmengawasi atau mengatur sesuatu dengan ketat
    dikontrol

Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.

Pertanyaan diskusi

  • Bagaimana menurutmu bangunan marmer putih mempengaruhi suasana kota?
  • Apa akibat menyusutnya Sungai Amu Darya untuk daerah pedesaan?
  • Apakah menurutmu wajar jika informasi warga dikontrol ketat? Mengapa?

Artikel terkait