Farzana Sithi dan Perjuangan Perempuan setelah Juli–Agustus 2024CEFR A2
18 Okt 2025
Diadaptasi dari Abhimanyu Bandyopadhyay, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Bornil Amin, Unsplash
Farzana Sithi adalah aktivis dari Jessore dan relawan The Hunger Project. Ia menjadi dikenal saat pemberontakan yang dipimpin kaum muda pada Juli hingga Agustus 2024. Aksi itu membuat pejabat tinggi mundur dan menjadikan Sithi suara untuk hak perempuan, tetapi ia juga menerima pelecehan daring dan kampanye fitnah.
Sejak 5 Agustus 2024, Sithi melaporkan peningkatan diskriminasi agama dan gender, lebih banyak lynching dan kekerasan massa, serta akses ke senjata ilegal. Ia mengkritik penanganan korban: banyak martir belum ditemukan, tes DNA belum selesai, dan keluarga tidak mendapat informasi dasar.
Sithi meminta persatuan, menentang pengambilalihan gerakan, dan memperingatkan bahwa perempuan akan kembali ke jalan jika serangan terus berlanjut.
Kata-kata sulit
- aktivis — Orang yang berjuang untuk suatu tujuan.aktivis mahasiswa
- diskriminasi — Perlakuan tidak adil terhadap seseorang.
- kekerasan — Tindakan yang melukai orang lain.kekerasan terhadap perempuan
- penganiayaan — Perlakuan buruk yang berulang.penganiayaan terhadap perempuan
- suara — Pendapat atau ungkapan seseorang.suara perempuan
- pentingnya — Hal yang sangat berarti atau bernilai.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa kehadiran perempuan dalam politik itu penting?
- Apa dampak diskriminasi terhadap perempuan dalam masyarakat?
- Bagaimana protes dapat membawa perubahan bagi masa depan?
Artikel terkait
Perempuan dan Imersi Hutan oleh RADD di Kamerun
RADD mengadakan kegiatan imersi hutan untuk perempuan pada 17 November 2025 di Kamerun, bertepatan dengan COP30 di Belém, Brasil (10–21 November 2025). Kegiatan ini ingin menguatkan hubungan perempuan dengan hutan dan solusi iklim lokal.
Ketidaksetaraan dan cara menghentikan pandemi
Matthew M. Kavanagh mengatakan ketidaksetaraan membuat masyarakat lebih rentan dan memperdalam pandemi. Ia mengusulkan perubahan pada pembiayaan, teknologi, dan kebijakan sosial, termasuk penghentian sementara utang dan pabrik regional untuk produksi vaksin.
El Salvador dan DoctorSV: AI untuk layanan kesehatan
Pemerintah El Salvador menggunakan kecerdasan buatan untuk memodernisasi layanan publik. Aplikasi telemedis DoctorSV dikembangkan sejak 2025 dan mendapat dukungan dari beberapa mitra, namun muncul kekhawatiran soal layanan, privasi, dan tenaga medis.
Hari Reggae Internasional fokus pada keadilan iklim
International Reggae Day menandai tahun ke-31 dengan tema "Satu Cinta, Satu Suara, Satu Hari" dan menekankan peran reggae dalam aktivisme, terutama keadilan iklim. Penghargaan kemanusiaan dianugerahkan kepada Mia Mottley dan perayaan berlangsung di banyak negara.