Kebebasan berekspresi sedang tertekan dan para pengkritik kadang menghadapi bahaya nyata. Hubert Kolani adalah pengacara dan penulis muda dari Togo. Novel berbahasa Prancisnya, Le Sang du Pouvoir (Darah Kekuasaan), adalah buku pertama dalam seri yang direncanakan.
Buku ini mengikuti tokoh perempuan kuat yang dijuluki "Si Wanita Besi" dan tokoh lain yang terlibat dalam pergulatan politik. Kolani menyebut pergulatan itu sebagai "politik gelap" — perebutan kekuasaan yang disengketakan, pengorbanan manusia, dan hubungan erat antara kekuasaan dan spiritualitas.
Novel juga menonjolkan ketahanan perempuan, cinta ibu, dan kehidupan sehari-hari para tokoh. Kolani mengatakan fiksi memberi kebebasan lebih besar dibanding jurnalisme atau esai, dan ia berharap novelnya mendorong debat, refleksi, dan lebih banyak kemanusiaan dalam politik, terutama di Afrika.
Kata-kata sulit
- kebebasan berekspresi — hak untuk menyatakan pendapat dan ide
- pengkritik — orang yang memberi penilaian atau komentar
- pergulatan — pertarungan atau konflik antara pihak
- perebutan — usaha untuk mengambil atau menguasai sesuatu
- pengorbanan — memberi sesuatu yang berharga untuk orang lain
- spiritualitas — kehidupan batin dan kepercayaan tentang hal rohani
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah menurutmu penting menulis tentang politik dalam novel? Mengapa?
- Pernahkah kamu membaca cerita yang menonjolkan ketahanan perempuan? Ceritakan singkat.
Artikel terkait
Jurnalis Minta Bantuan untuk Lawan Berita Palsu AI
Perwakilan media dari negara berpenghasilan rendah dan menengah meminta kelompok jurnalis China membantu melawan berita palsu yang dibuat oleh AI pada forum Belt and Road di Ganzhou. Mereka menuntut label jelas pada konten AI dan tindakan terhadap platform.
Perubahan politik di Bangladesh setelah pemberontakan July 2024
Pemberontakan pelajar pada July 2024 menggulingkan Sheikh Hasina pada August 5, 2024. Pemerintahan sementara Muhammad Yunus melarang Awami League pada May 2025, dan mantan menteri Asaduzzaman Khan Kamal dihukum mati oleh ICT pada November 17, 2025.