Kebebasan berekspresi sedang tertekan di banyak tempat, dan para pengkritik kadang menghadapi bahaya nyata. Di tengah kondisi itu, Hubert Kolani — seorang pengacara yang terlatih dan penulis muda asal Togo — memilih fiksi untuk mengamati kekuasaan. Novel berbahasa Prancisnya, Le Sang du Pouvoir (Darah Kekuasaan), adalah buku pertama dalam sebuah seri yang direncanakan.
Buku ini mengikuti tokoh perempuan kompleks yang dijuluki "Si Wanita Besi" serta berbagai figur lain yang terjebak dalam pergulatan politik. Kolani menggambarkan pergulatan itu sebagai "politik gelap": perebutan kekuasaan yang disengketakan, pengorbanan manusia, dan hubungan dekat antara kekuasaan dan spiritualitas. Cerita juga menampilkan persahabatan yang retak dan pilihan-pilihan yang menyakitkan.
Selain sisi gelap politik, novel menonjolkan ketahanan perempuan, cinta ibu, dan kehidupan biasa para tokoh yang tertawa, ragu, bermimpi, dan merawat keluarga. Kolani berargumen bahwa fiksi berperan sebagai perisai yang memungkinkan penyampaian kebenaran sulit, sementara jurnalisme harus bergantung pada fakta yang dapat diverifikasi dan esai sering menuntut posisi jelas yang bisa disensor.
Ia berharap karyanya mendorong debat, refleksi, dan kehidupan politik yang lebih berperikemanusiaan, serta mengajak pembaca menemukan kebenaran masing-masing, terutama di konteks Afrika.
Kata-kata sulit
- kebebasan berekspresi — hak untuk menyampaikan pendapat dan ide
- fiksi — karya tulis imajinatif, bukan laporan fakta
- kekuasaan — kemampuan mengendalikan orang atau sumber daya
- politik gelap — perebutan kekuasaan yang penuh konflik
- pengorbanan — memberi sesuatu berharga untuk tujuan lain
- spiritualitas — kehidupan atau praktik yang berhubungan dengan iman
- jurnalisme — pekerjaan mengumpulkan dan menulis berita
- diverifikasi — dapat diperiksa kebenarannya melalui bukti
- perisai — sesuatu yang melindungi dari bahaya atau serangan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa menurut Anda Kolani memilih fiksi untuk membahas kekuasaan daripada jurnalisme atau esai? Jelaskan dua alasan singkat.
- Bagaimana menurut Anda tokoh perempuan yang kuat dalam novel bisa memengaruhi pembaca di konteks politik?
- Apakah Anda setuju bahwa sastra dapat membantu melindungi penyampaian kebenaran dari sensor? Jelaskan pendapat singkat Anda.
Artikel terkait
Calon Perempuan di Uganda Diserang Secara Daring
Dalam pemilu Januari 2026 beberapa calon perempuan Uganda menghadapi serangan online seperti gambar AI, deepfake, disinformasi, dan hinaan seksual. Teknologi memperkuat kekerasan yang sudah ada dan tidak ada undang-undang khusus untuk itu.
Resesi 2008 Mengubah Identitas Kelas Orang Amerika
Penelitian UC Riverside menemukan resesi 2008 membuat banyak orang Amerika melihat diri mereka sebagai kelas sosial lebih rendah, dan perubahan itu bertahan lama. Studi memakai data panjang dari puluhan ribu orang untuk mengukur efek jangka panjang.