Kebebasan berekspresi sedang tertekan di banyak tempat, dan para pengkritik kadang menghadapi bahaya nyata. Di tengah kondisi itu, Hubert Kolani — seorang pengacara yang terlatih dan penulis muda asal Togo — memilih fiksi untuk mengamati kekuasaan. Novel berbahasa Prancisnya, Le Sang du Pouvoir (Darah Kekuasaan), adalah buku pertama dalam sebuah seri yang direncanakan.
Buku ini mengikuti tokoh perempuan kompleks yang dijuluki "Si Wanita Besi" serta berbagai figur lain yang terjebak dalam pergulatan politik. Kolani menggambarkan pergulatan itu sebagai "politik gelap": perebutan kekuasaan yang disengketakan, pengorbanan manusia, dan hubungan dekat antara kekuasaan dan spiritualitas. Cerita juga menampilkan persahabatan yang retak dan pilihan-pilihan yang menyakitkan.
Selain sisi gelap politik, novel menonjolkan ketahanan perempuan, cinta ibu, dan kehidupan biasa para tokoh yang tertawa, ragu, bermimpi, dan merawat keluarga. Kolani berargumen bahwa fiksi berperan sebagai perisai yang memungkinkan penyampaian kebenaran sulit, sementara jurnalisme harus bergantung pada fakta yang dapat diverifikasi dan esai sering menuntut posisi jelas yang bisa disensor.
Ia berharap karyanya mendorong debat, refleksi, dan kehidupan politik yang lebih berperikemanusiaan, serta mengajak pembaca menemukan kebenaran masing-masing, terutama di konteks Afrika.
Kata-kata sulit
- kebebasan berekspresi — hak untuk menyampaikan pendapat dan ide
- fiksi — karya tulis imajinatif, bukan laporan fakta
- kekuasaan — kemampuan mengendalikan orang atau sumber daya
- politik gelap — perebutan kekuasaan yang penuh konflik
- pengorbanan — memberi sesuatu berharga untuk tujuan lain
- spiritualitas — kehidupan atau praktik yang berhubungan dengan iman
- jurnalisme — pekerjaan mengumpulkan dan menulis berita
- diverifikasi — dapat diperiksa kebenarannya melalui bukti
- perisai — sesuatu yang melindungi dari bahaya atau serangan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa menurut Anda Kolani memilih fiksi untuk membahas kekuasaan daripada jurnalisme atau esai? Jelaskan dua alasan singkat.
- Bagaimana menurut Anda tokoh perempuan yang kuat dalam novel bisa memengaruhi pembaca di konteks politik?
- Apakah Anda setuju bahwa sastra dapat membantu melindungi penyampaian kebenaran dari sensor? Jelaskan pendapat singkat Anda.
Artikel terkait
Jurnalis Minta Bantuan untuk Lawan Berita Palsu AI
Perwakilan media dari negara berpenghasilan rendah dan menengah meminta kelompok jurnalis China membantu melawan berita palsu yang dibuat oleh AI pada forum Belt and Road di Ganzhou. Mereka menuntut label jelas pada konten AI dan tindakan terhadap platform.
COP30 di Belém: Tekanan Karibia untuk Keadilan Iklim
COP30 berlangsung di Belém, Brazil, dari 10 hingga 21 November untuk melanjutkan pembicaraan tentang krisis iklim. Negara-negara Karibia menuntut keadilan iklim dan agenda Loss and Damage setelah Hurricane Melissa menyebabkan kerusakan besar.