Iran sedang mengalami kekurangan air yang memengaruhi kota, pertanian, dan desa. Laporan resmi dan dokumen akademik menunjukkan banyak pengeboran sumur air tanah tanpa izin terjadi, dan tindakan itu datang dari lembaga militer dan keamanan.
Survei Geologi Iran (2023) melaporkan lebih dari 400 dataran dalam kondisi kritis. Pada 2017, pejabat mengatakan ada sumur tanpa izin di seluruh negeri. Di beberapa provinsi seperti Isfahan dan Yazd, puluhan desa ditinggalkan setelah muka air tanah turun drastis.
Kata-kata sulit
- pengeboran — membuat lubang dalam tanah untuk air
- izin — surat atau persetujuan resmi untuk tindakan
- lembaga — organisasi resmi dengan tugas tertentu
- kritis — dalam kondisi sangat berbahaya atau parah
- dataran — area datar luas di permukaan tanah
- muka air tanah — permukaan air di bawah tanah
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apa pendapat Anda tentang pengeboran sumur tanpa izin oleh lembaga militer dan keamanan?
- Menurut Anda, apa yang menyebabkan desa menjadi ditinggalkan setelah muka air tanah turun?
- Pernahkah Anda melihat masalah air di daerah Anda? Ceritakan singkat.
Artikel terkait
Gelombang Protes di Georgia 2024–2025
Georgia mengalami protes besar dari November 2024 hingga November 2025 setelah pemilihan yang disengketakan dan penangguhan proses integrasi dengan Uni Eropa. Demonstran berkumpul di jalan pusat ibu kota, terjadi bentrokan, perubahan undang-undang, dan hukuman pengadilan.
Savar Ditetapkan Kawasan Udara Terdegradasi karena Polusi Kiln Batu Bata
Departemen Lingkungan menetapkan Savar Upazila sebagai kawasan udara terdegradasi setelah pemantauan menemukan kualitas udara hampir tiga kali lebih buruk dari standar nasional. Aturan baru mulai September 2025 melarang sebagian pembakaran dan meminta izin untuk pabrik baru.
Peneliti Uganda Olah Batang Pisang Jadi Tekstil
Peneliti di Busitema University mengolah batang pisang menjadi serat untuk tekstil, sambungan rambut, dan pembalut. Proyek menghadapi masalah teknis, hukum, dan pasar tapi menunjukkan potensi, termasuk varietas Kayinja yang menjanjikan.
Dua Pengacara Pakistan Dipenjara karena Unggahan Media Sosial
Dua pengacara hak asasi manusia di Pakistan dijatuhi hukuman penjara pada 24 Januari 2026 terkait unggahan media sosial yang mengkritik militer. Proses persidangan berlangsung sangat cepat dan memicu kecemasan tentang undang-undang siber PECA.