Di Busitema University, peneliti mengolah batang pisang menjadi serat yang bisa dipintal menjadi kain, sambungan rambut, dan pembalut wanita. Proyek ini menunjukkan bahwa bagian tanaman yang biasanya menjadi limbah bisa dipakai kembali.
Serat alami pisang kaku dan kasar, jadi tim mengembangkan cara untuk melunakkannya agar bisa dipintal. Mereka bekerja dengan produsen tekstil dan badan standar untuk menguji mutu dan mengomersialkan produk.
Hasil uji awal menunjukkan varietas Kayinja cocok untuk serat, tetapi proyek masih menghadapi masalah hukum, pengkodean produk untuk pasar internasional, dan biaya produksi yang tinggi.
Kata-kata sulit
- mengolah — mengubah bahan mentah menjadi produk
- serat — bagian tipis panjang dari tanaman
- memintal — membuat benang dari seratdipintal
- limbah — sisa bahan yang tidak dipakai
- melunakkan — membuat sesuatu jadi lebih lembutmelunakkannya
- mengomersialkan — menjual produk ke pasar luas
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Menurutmu, apa keuntungan memakai limbah tanaman sebagai bahan?
- Apakah kamu mau memakai kain dari serat pisang? Mengapa atau mengapa tidak?
Artikel terkait
Perempuan dan Imersi Hutan oleh RADD di Kamerun
RADD mengadakan kegiatan imersi hutan untuk perempuan pada 17 November 2025 di Kamerun, bertepatan dengan COP30 di Belém, Brasil (10–21 November 2025). Kegiatan ini ingin menguatkan hubungan perempuan dengan hutan dan solusi iklim lokal.
Bactery: Baterai dari Bakteri Tanah untuk Pertanian
Spin-out dari University of Bath mengembangkan Bactery, baterai yang memanfaatkan bakteri tanah untuk memberi daya sensor dan perangkat IoT di lahan pertanian dengan pasokan listrik sulit. Prototipe diuji sejak 2019 dan perusahaan menargetkan produksi kecil tahun 2026.
Musim panas bencana di Australia terkait krisis iklim
Selama Januari–Februari Australia mengalami gelombang panas, kebakaran, badai, dan banjir yang terkait dengan krisis iklim. Peristiwa ini merusak ekosistem, mengancam spesies, dan meningkatkan tekanan pada masyarakat serta pasar asuransi.
Hari Reggae Internasional fokus pada keadilan iklim
International Reggae Day menandai tahun ke-31 dengan tema "Satu Cinta, Satu Suara, Satu Hari" dan menekankan peran reggae dalam aktivisme, terutama keadilan iklim. Penghargaan kemanusiaan dianugerahkan kepada Mia Mottley dan perayaan berlangsung di banyak negara.
Media sosial dorong penjualan daging satwa liar di Afrika Barat
Sebuah studi di jurnal One Health memperingatkan media sosial dapat meningkatkan perdagangan daging satwa liar di Afrika Barat. Peneliti menemukan iklan di Facebook, pengalihan ke WhatsApp, dan risiko penyakit yang berpindah dari hewan ke manusia.