- Peneliti di Uganda mengolah batang pisang yang dibuang petani.
- Bagian batang sering dianggap limbah setelah panen oleh petani.
- Serat pisang dapat diolah menjadi kain, benang, tekstil baru.
- Mereka membuat juga sambungan rambut dan produk baru.
- Beberapa produk untuk wanita termasuk pembalut dari serat pisang.
- Teknik mengolah membuat serat lebih lembut sekarang.
- Banyak petani menanam pisang dan membuang batang setelah panen.
- Proyek bekerja sama dengan pabrik dan badan standar nasional.
Kata-kata sulit
- peneliti — orang yang melakukan penelitian dan eksperimen
- mengolah — mengubah bahan menjadi produk yang berguna
- limbah — sisa bahan atau sampah dari produksi
- serat — bagian tipis dari tanaman untuk membuat kain
- pembalut — produk kebersihan untuk wanita saat menstruasi
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah kamu melihat batang pisang dibuang?
- Apakah kamu ingin memakai kain yang dibuat dari serat pisang?
- Produk dari serat pisang apa yang ingin kamu coba?
Artikel terkait
Adaptasi Iklim Lokal Jadi Pusat Perencanaan di Afrika
Analisis baru mengatakan adaptasi iklim yang dipimpin secara lokal harus menjadi pusat perencanaan di Afrika untuk menghadapi risiko iklim yang meningkat. Studi menyorot upaya terfragmentasi, pembiayaan tidak merata, dan perlunya keterlibatan lokal.
Kutu Manusia dan Wabah Pes di Madagascar
Wabah pes masih terjadi di beberapa negara, terutama Madagascar. Penelitian menemukan kutu manusia (Pulex irritans) berperan dalam penyebaran dan mengaitkan infestasi kutu dengan kebiasaan rumah tangga serta penggunaan insektisida yang berisiko.
SEWA: Sistem Peringatan Dini Satelit untuk Afrika
SEWA, sistem peringatan dini berbasis satelit, diluncurkan pada forum tingkat tinggi di Windhoek untuk memperkuat peringatan cuaca dan iklim. Sistem ini meningkatkan akses data dan membangun kapasitas untuk pemerintah, masyarakat sipil, dan komunitas rentan.
Pembatasan Energi Terbarukan di Republik Dominika
Laporan OC menyatakan pembangkit surya di Republik Dominika sering dibatasi sehingga perusahaan energi kehilangan sekitar USD 5.17 juta pada Januari–Juni 2025. Pembatasan ini menaikkan biaya dan memperlambat transisi energi karena jaringan dan penyimpanan belum memadai.
Filipina: energi terbarukan dan penandaan (red-tagging)
Pemerintah Filipina mencabut batas kepemilikan asing untuk menarik investasi energi terbarukan. Pada waktu yang sama, praktik penandaan (red-tagging) terhadap aktivis dan organisasi mempersempit akses bantuan dan menimbulkan dakwaan terhadap beberapa LSM.