Sebuah penelitian dari University of California, Riverside menemukan bahwa beberapa jamur berkembang setelah kebakaran. Tim mengumpulkan jamur dari beberapa lokasi kebakaran dan meneliti gen jamur untuk memahami perubahan yang terjadi.
Mereka mengurutkan genom jamur dan menguji isolat pada arang. Hasilnya menunjukkan tiga strategi penting: penggandaan gen untuk membuat enzim, kawin untuk menggabungkan gen, dan pertukaran gen dengan bakteri pada satu jenis jamur. Beberapa jamur juga membentuk struktur tahan panas atau hidup lebih dalam di tanah lalu cepat tumbuh setelah kebakaran. Penemuan ini dapat membantu membersihkan tumpahan minyak dan memulihkan lahan yang terbakar.
Kata-kata sulit
- genom — Urutan lengkap materi genetik organisme
- isolat — Sampel organisme yang diambil untuk penelitian
- penggandaan — Proses membuat salinan bagian materi genetik
- enzim — Protein yang mempercepat reaksi kimia dalam sel
- kawin — Proses reproduksi untuk menggabungkan gen pasangan
- pertukaran — Perpindahan materi genetik antar organisme berbeda
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa menurut Anda pertukaran gen dengan bakteri bisa menguntungkan bagi jamur?
- Apakah Anda pernah melihat lahan yang terbakar? Bagaimana menurut Anda alam pulih di tempat itu?
- Bagaimana penemuan tentang jamur ini bisa berguna untuk pekerjaan pembersihan atau pertanian di lingkungan Anda?
Artikel terkait
China dan Limbah Makanan
China menghadapi masalah besar limbah makanan karena tradisi jamuan dan naiknya konsumsi daging. Kampanye sipil dan undang-undang baru berusaha mengurangi pemborosan, sementara pemerintah menargetkan pengurangan kerugian di seluruh rantai pangan sebelum 2027.
Paparan Ayah terhadap Mikroplastik Pengaruhi Keturunan
Penelitian pada tikus menemukan bahwa paparan ayah terhadap mikroplastik terkait gangguan metabolik pada keturunan, terutama pada betina. Peneliti menghubungkan efek ini dengan perubahan RNA kecil di sperma yang dianalisis dengan PANDORA-seq.
Kolera 2024: Penyebaran, Penyebab, dan Upaya Pengendalian
Kolera menyebar lewat air tercemar dan tetap menjadi ancaman karena konflik, perubahan iklim, dan sistem kesehatan yang runtuh. Pada 2024 dilaporkan 560,823 kasus dan 6,028 kematian; WHO menargetkan pengurangan lewat pencegahan dan vaksin.