Tenis Meja di Safashahr Menanam Pohon untuk LingkunganCEFR A1
1 Jan 2026
Diadaptasi dari Guest Contributor, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Igor Rodrigues, Unsplash
- Safashahr adalah kota kecil di pegunungan utara provinsi Fars.
- Kota ini mengalami kekeringan dan tanah menjadi kering.
- Sebuah asosiasi tenis meja aktif di kota itu.
- Asosiasi mengajak pemain dan keluarga ikut bekerja.
- Mereka menanam pohon di bukit dekat desa.
- Banyak anak dan keluarga ikut menanam bersama.
- Suasana saat menanam penuh kegembiraan dan emosi.
- Asosiasi ingin membantu lingkungan dan membangun komunitas.
Kata-kata sulit
- kekeringan — keadaan tanpa cukup air di tanah
- asosiasi — kelompok orang yang bekerja bersama
- menanam — meletakkan bibit di tanah untuk tumbuh
- lingkungan — alam dan tempat hidup manusia sekitar
- komunitas — kelompok orang di satu tempat
- kegembiraan — perasaan senang dan sangat bahagia
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah kamu menanam pohon?
- Apakah kamu mau ikut menanam pohon bersama keluarga?
- Kamu tinggal di kota kecil atau di desa?
Artikel terkait
Kecerdasan Buatan Mengubah Lahan di Brasil
Penelitian menunjukkan kecerdasan buatan, otomatisasi, dan alat digital mengubah penggunaan lahan di Brasil. Model pertanian terdigitalisasi menggusur komunitas dan menggantikan pengetahuan tradisional; peneliti menuntut tata kelola AI yang transparan dan perlindungan wilayah sosial.
Perdagangan Satwa Liar di Nepal dan Dampaknya
Perdagangan satwa liar adalah bisnis global besar. Nepal menjadi negara asal dan jalur transit, sementara masyarakat miskin dan adat sering dihukum. Pakar menyerukan reformasi hukum, penyelidikan tingkat atas, dan dukungan mata pencaharian.
Kapal Penelitian Nansen Batal Survei di Perairan Sri Lanka
Kapal penelitian Norwegia Dr. Fridtjof Nansen membatalkan survei yang direncanakan di perairan Sri Lanka pada 2025 karena izin pemerintah terlambat. FAO menugaskan kapal itu ke Madagaskar dan para ilmuwan menyayangkan penundaan tersebut.