Penelitian yang diterbitkan di JAMA Health Forum menilai bagaimana kebakaran hutan di Los Angeles pada Januari 2025 memengaruhi cara orang mencari perawatan kesehatan. Ketika api menyebar ke area perkotaan dan asap tebal menutupi wilayah, banyak penduduk mengungsi dan rumah sakit mempersiapkan lonjakan pasien, meski tidak terjadi lonjakan besar untuk kunjungan langsung.
Studi menganalisis catatan kesehatan 3,7 juta anggota Kaiser Permanente dan membandingkan penggunaan layanan pada minggu setelah penyalaan api pada 7 Januari dengan angka yang diharapkan berdasarkan tiga tahun sebelumnya. Paparan tinggi ditetapkan sebagai tinggal sekitar 12 mil (20 kilometer) dari zona kebakaran; paparan sedang sebagai tinggal di Kabupaten Los Angeles tetapi lebih jauh.
Hasilnya menunjukkan kenaikan penting pada kunjungan virtual. Kunjungan virtual untuk gejala pernapasan meningkat 42%. Untuk masalah kardiovaskular, kenaikannya 44% di dekat zona dan 40% di kabupaten. Peneliti juga menemukan peningkatan kunjungan rawat jalan untuk masalah pernapasan dan kenaikan kunjungan untuk cedera serta gejala neuropsikiatrik.
Jika hasil ditransfer ke seluruh penduduk berasuransi di kabupaten, tim memperkirakan kelebihan 15,792 kunjungan virtual kardiovaskular, 18,489 kunjungan virtual pernapasan, dan 27,903 kunjungan rawat jalan pernapasan pada minggu pertama kebakaran. Penulis utama Joan Casey mengatakan mereka melihat "lebih dari 6,241 kunjungan virtual kardiorespirasi yang berlebih pada minggu setelah penyalaan api. Ini menunjukkan peningkatan perawatan yang substansial." Rekan penulis Lauren Wilner menekankan pentingnya kapasitas perawatan virtual selama bencana iklim, ketika orang diminta tetap di dalam ruangan atau harus mengungsi.
Penelitian dilakukan bekerja sama dengan Kaiser Permanente Southern California dan penulis dari beberapa universitas serta lembaga. Pendanaan berasal dari National Institute on Aging dan National Institute for Environmental Health Sciences. Sumber: University of Washington.
Kata-kata sulit
- mengungsi — pergi meninggalkan rumah karena ada bahaya
- lonjakan — peningkatan jumlah yang terjadi secara tiba-tiba
- paparan — keadaan terkena zat atau kondisi berbahaya
- kunjungan virtual — pertemuan medis lewat telepon atau internet
- kardiovaskular — berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah
- rawat jalan — perawatan yang diberikan tanpa menginap di rumah sakit
- neuropsikiatrik — berkaitan dengan otak dan masalah kesehatan mental
- kapasitas — kemampuan atau daya menampung layanan atau orang
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana peningkatan kunjungan virtual selama kebakaran hutan dapat mengubah cara rumah sakit merencanakan layanan darurat? Berikan alasan atau contoh.
- Apa tantangan yang mungkin dihadapi orang yang harus mengungsi jika layanan kesehatan beralih banyak ke format virtual? Jelaskan beberapa masalah dan solusi potensial.
Artikel terkait
Novartis Mengumumkan GanLum, Obat Malaria Baru
Novartis mengumumkan GanLum, pengobatan malaria baru dengan molekul ganaplacide. Uji akhir menunjukkan hasil kuat dan obat ini mungkin membantu melawan resistensi obat; persetujuan regulasi bisa datang sekitar 16 bulan dan tersedia pada 2027.
Larangan Ekspor India Dorong Minat pada Padi Hibrida
Larangan ekspor beras India membuat banyak importir mencari swasembada dan memperluas produksi, termasuk ke Afrika. Para ahli menyarankan padi hibrida dan investasi riset, sementara China dan Filipina mengumumkan langkah terkait benih dan program dukungan.
Studi: Banyak Gletser Akan Hilang pada Abad Ini
Sebuah studi internasional melaporkan kapan dan berapa banyak gletser yang mungkin hilang hingga 2100. Wilayah seperti Alpen dan pegunungan dekat ekuator menghadapi risiko terbesar, dan skenario pemanasan menentukan jumlah gletser yang tersisa.
Vaksin eksperimental menunjukkan hasil menjanjikan untuk CCHF pada tikus
Studi pada tikus melaporkan vaksin eksperimental terhadap Crimean-Congo hemorrhagic fever (CCHF) yang menggunakan partikel mirip virus tidak replikasi. Antibodi terdeteksi hingga 18 bulan dan langkah berikutnya adalah produksi skala besar sebelum uji klinis manusia.
Tes darah dengan piRNA prediksi kelangsungan hidup lansia
Penelitian menemukan bahwa molekul kecil bernama piRNA dalam darah dapat memprediksi kemungkinan bertahan hidup dua tahun pada orang berusia lanjut. Temuan ini berasal dari analisis sampel darah dan dipublikasikan di jurnal Aging Cell.