Penelitian menunjukkan bahwa waktu hari saat obat diberikan dapat mengubah seberapa baik kemoterapi bekerja untuk pasien glioblastoma. Glioblastoma adalah kanker otak yang sulit diobati, dan obat standar yang dipakai disebut temozolomide (TMZ).
Para peneliti menemukan enzim bernama MGMT memperbaiki kerusakan DNA yang dibuat oleh TMZ. Tingkat MGMT naik turun sepanjang hari, dan metilasi (yang menonaktifkan gen) juga berubah. Mereka melihat bahwa biopsi yang diambil pada pagi hari lebih sering diberi skor bermetilasi.
Studi ini menggunakan pengukuran sel tumor dan model matematika sederhana untuk memprediksi waktu terbaik pemberian TMZ. Langkah berikutnya adalah menguji kronoterapi dengan TMZ di uji klinis dan meneliti obat lain seperti dexamethasone.
Kata-kata sulit
- kemoterapi — pengobatan kanker dengan obat yang kuat
- glioblastoma — kanker otak yang sulit diobati
- enzim — protein yang mempercepat reaksi kimia
- memperbaiki — membuat sesuatu kembali baik atau utuh
- metilasi — perubahan kimia pada DNA yang menonaktifkan gen
- biopsi — pengambilan jaringan tubuh untuk diperiksa
- kronoterapi — memberi obat sesuai waktu tubuh untuk hasil lebih baik
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa menurutmu waktu pemberian obat bisa mengubah efek kemoterapi?
- Jika kamu atau keluarga harus menjalani biopsi, apakah kamu lebih ingin dilakukan pagi atau sore? Jelaskan satu alasan.
- Apa yang ingin kamu ketahui lebih lanjut tentang menguji obat lain seperti dexamethasone?
Artikel terkait
Penyakit Baru Mengancam Terumbu Karang Karibia
Institute of Marine Affairs memperingatkan tentang penyakit Stony Coral Tissue Loss Disease yang menyebar di Karibia dan mengancam banyak spesies karang. IMA melakukan latihan, pengobatan dan pendidikan untuk mempersiapkan kedatangan penyakit ini.
Pakistan: Usia Nikah 18 dan Tantangan Perkawinan Anak di Punjab
Parlemen Pakistan mengesahkan undang-undang pada Mei 2025 yang menetapkan usia nikah 18 tahun dan memberi denda serta hukuman. Namun perkawinan anak masih umum di Selatan Punjab, seperti kasus Zunaira yang berumur 14 tahun.
Brazil Dekriminalisasi Kepemilikan Ganja untuk Penggunaan Pribadi
Pada Juni 2024 Mahkamah Agung Brazil menyetujui dekriminalisasi kepemilikan ganja untuk penggunaan pribadi. Kepemilikan hingga batas tertentu dianggap bukan tindak pidana, dan keputusan itu berpotensi mengurangi kepadatan penjara.