Penelitian menunjukkan bahwa waktu hari saat obat diberikan dapat mengubah seberapa baik kemoterapi bekerja untuk pasien glioblastoma. Glioblastoma adalah kanker otak yang sulit diobati, dan obat standar yang dipakai disebut temozolomide (TMZ).
Para peneliti menemukan enzim bernama MGMT memperbaiki kerusakan DNA yang dibuat oleh TMZ. Tingkat MGMT naik turun sepanjang hari, dan metilasi (yang menonaktifkan gen) juga berubah. Mereka melihat bahwa biopsi yang diambil pada pagi hari lebih sering diberi skor bermetilasi.
Studi ini menggunakan pengukuran sel tumor dan model matematika sederhana untuk memprediksi waktu terbaik pemberian TMZ. Langkah berikutnya adalah menguji kronoterapi dengan TMZ di uji klinis dan meneliti obat lain seperti dexamethasone.
Kata-kata sulit
- kemoterapi — pengobatan kanker dengan obat yang kuat
- glioblastoma — kanker otak yang sulit diobati
- enzim — protein yang mempercepat reaksi kimia
- memperbaiki — membuat sesuatu kembali baik atau utuh
- metilasi — perubahan kimia pada DNA yang menonaktifkan gen
- biopsi — pengambilan jaringan tubuh untuk diperiksa
- kronoterapi — memberi obat sesuai waktu tubuh untuk hasil lebih baik
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa menurutmu waktu pemberian obat bisa mengubah efek kemoterapi?
- Jika kamu atau keluarga harus menjalani biopsi, apakah kamu lebih ingin dilakukan pagi atau sore? Jelaskan satu alasan.
- Apa yang ingin kamu ketahui lebih lanjut tentang menguji obat lain seperti dexamethasone?
Artikel terkait
Terapi gen dan tantangan penyakit sel sabit di Afrika
Penyakit sel sabit menyebabkan banyak kematian pada anak-anak di Sub-Sahara Afrika. Uganda mulai skrining bayi baru lahir secara gratis, namun terapi gen baru yang menjanjikan masih sangat mahal dan sulit diakses di banyak negara Afrika.
Tes darah baru untuk menilai pengobatan glioblastoma
Peneliti mengembangkan tes darah yang mendeteksi partikel tumor setelah membuka sawar darah-otak. Metode ini menggunakan perangkat ultrasound dan alat bernama GlioExoChip untuk mengubah sampel darah menjadi biopsi cair dan menilai respons pengobatan.
Forum Jurnalis Sains: Pelajaran dari Pandemi
Science Journalism Forum (30 Agustus—2 September) mengumpulkan jurnalis dan editor secara daring untuk membahas tantangan jurnalisme sains selama pandemi. Konferensi bertujuan memperkuat jaringan dan keterampilan, terutama di negara berkembang.
Rambut sebagai catatan paparan bahan kimia
Penelitian dari University of Texas at Austin menunjukkan rambut dapat merekam paparan bahan kimia selama hari, minggu, dan bulan. Metode pemanasan helai rambut dan spektrometer massa membantu merekonstruksi garis waktu paparan yang darah atau urin tidak tangkap.