Perubahan Iklim Mengurangi Produksi Madu di KongoCEFR B1
14 Apr 2026
Diadaptasi dari Laura, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Ryan Waring, Unsplash
Perubahan iklim menurunkan produksi madu di provinsi North Kivu, khususnya di dalam dan sekitar kota Butembo. Di Ndando, sekitar 10 kilometer selatan Butembo, seorang peternak lebah bernama Mwanzi Zephanie menemukan sebagian besar sarangnya kosong setelah puluhan tahun beternak dan memiliki sekitar sepuluh sarang. Sebelumnya madu melimpah, terutama dari April hingga Juli.
Sekarang hujan tidak teratur, kekeringan berkepanjangan dan iklim sulit diprediksi sehingga sedikit bunga dan sedikit nektar. Serangga yang belum diidentifikasi menyerang sarang, dan beberapa lebah meninggalkan koloni. Dampak terlihat di pasar lokal; pedagang melaporkan satu liter madu dijual USD 7 pada paruh pertama 2025 dan harga naik pada paruh pertama 2026, sehingga madu kurang terjangkau.
Vutsapu MichaEBl, Ketua Dewan Academia Group, mengatakan wilayah kehilangan bunga yang kaya nektar dan praktik beternak lebah bisa hilang kecuali ada perubahan. Ia merekomendasikan penanaman kembali pohon penghasil nektar, pelatihan metode modern, serta pengurangan penebangan dan praktik buka lahan dengan bakar.
Kata-kata sulit
- menurunkan — membuat jumlah atau tingkat menjadi lebih rendah
- kekeringan — periode panjang tanpa hujan atau air cukup
- nektar — cairan manis dari bunga untuk makanan serangga
- koloni — kelompok hewan yang hidup bersama satu sarang
- praktik — kegiatan yang biasa dilakukan di suatu bidang
- penanaman — proses menanam tanaman atau pohon baru
- penebangan — kegiatan memotong pohon di hutan atau lahan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apa dampak penurunan produksi madu terhadap kehidupan peternak lebah seperti Mwanzi Zephanie?
- Bagaimana menurut Anda penanaman kembali pohon penghasil nektar bisa membantu produksi madu di daerah itu?
- Langkah apa yang bisa dilakukan masyarakat lokal untuk mendukung peternak lebah dan melindungi lingkungan?
Artikel terkait
Kasus Pelanggaran Lingkungan di Republik Dominika hingga September 2025
Hingga September 2025 ada 118 perkara pelanggaran Undang-Undang 64-00 di Republik Dominika. Banyak lembaga negara, termasuk SENPA dan Direktorat Inspeksi, bekerja sama untuk menyelidiki, menyita barang, dan menindak pelanggaran.
Pembersihan Plastik Bisa Lepaskan Bahan Kimia Berbahaya
Penelitian di Iowa State menemukan bahwa beberapa metode pencucian plastik sebelum didaur ulang melepaskan ftalat ke air cuci. Metode ultrasonik dan natrium hidroksida ditambah deterjen menghasilkan ftalat, dan daur ulang ulang air memperbesar konsentrasi.