Perubahan Iklim Mengurangi Produksi Madu di KongoCEFR A1
14 Apr 2026
Diadaptasi dari Laura, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Ryan Waring, Unsplash
- Perubahan iklim sekarang mengurangi produksi madu lokal secara nyata.
- Banyak pohon tidak lagi berbunga setiap musim di sana.
- Akibatnya nektar untuk lebah menjadi sangat sedikit setiap tahun.
- Peternak menemukan banyak sarang yang kosong sejak musim lalu.
- Beberapa lebah meninggalkan koloni dan tidak kembali ke sana.
- Hujan menjadi tidak teratur dan sering mengalami kekeringan panjang.
- Harga madu naik sehingga banyak keluarga jadi kurang mampu.
- Konflik dan ketidakamanan membuat merawat sarang menjadi sulit sekarang.
Kata-kata sulit
- produksi — jumlah barang atau hasil yang dibuat
- nektar — cairan manis dari bunga untuk serangga
- koloni — kumpulan hewan yang hidup bersama di satu tempat
- kekeringan — periode panjang tanpa cukup hujan di suatu daerah
- peternak — orang yang memelihara hewan untuk dijual atau digunakan
- ketidakamanan — keadaan tidak aman atau sering ada risiko bahaya
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah makan madu?
- Pernahkah kamu melihat sarang lebah?
- Di tempatmu, lebih sering hujan atau kering?
Artikel terkait
Suhu Panas Membuat Kupu-kupu Monarch Lebih Rentan Parasit
Penelitian menemukan suhu yang lebih tinggi membuat kupu-kupu monarch 22% lebih tidak tahan terhadap parasit Ophryocystis elektroscirrha. Efek pelindung dari milkweed tropis hilang pada kondisi hangat dan banyak kupu-kupu jadi terinfeksi.
Kekeringan di Barat Daya AS Mengurangi Habitat Mamalia Besar
Studi baru memakai data pelacakan jangka panjang dan menemukan kekeringan mengurangi area habitat yang sangat sesuai untuk beberapa mamalia besar. Analisis mencakup data antara 2010 dan 2022 dan dipublikasikan di Communications Earth and Environment.
Gagal Panen dan Beban bagi Perempuan Petani
Hujan pendek gagal turun di bagian barat Kenya sehingga banyak tanaman berhenti tumbuh. Perempuan petani mengalami kerugian besar dan keluarga mencari penghasilan alternatif sementara peneliti dan program berupaya mengurangi kehilangan hasil.