#Konservasi28
Kehadiran Manusia Mengubah Perilaku Hewan Liar
Studi global menemukan hewan liar mengubah perilaku bukan hanya karena perusakan habitat, tetapi juga karena kehadiran manusia. Penelitian memakai GPS, data ponsel, dan satelit, lalu mendapati sebagian besar spesies bereaksi saat orang hadir.
Foto oleh HARSH TANK, Unsplash
Perpecahan dan Kekerasan di Kelompok Simpanse Kibale
Studi jangka panjang di Kibale, Uganda, menunjukkan satu kelompok simpanse besar terpecah dan anggota salah satu bagian kemudian menyerang serta membunuh banyak mantan anggota. Temuan ini dipublikasikan di Science dan menimbulkan pertanyaan tentang hubungan sosial simpanse.
Studi: Banyak Spesies Vertebrata Tersembunyi
Penelitian menemukan bahwa untuk setiap spesies vertebrata yang diakui, rata-rata ada dua spesies tersembunyi (kryptik). Spesies ini sulit dikenali secara morfologi tetapi berbeda berdasarkan DNA, sehingga berisiko kehilangan perlindungan konservasi.
Kelangkaan Natrium Mengancam Herbivora Besar di Afrika
Penelitian menunjukkan banyak herbivora liar di Afrika sulit mendapat natrium hanya dari tumbuhan. Kekurangan natrium terutama memengaruhi hewan besar dan dapat meningkatkan risiko konflik dengan manusia di daerah rendah natrium.
Pelanggaran Aturan Wisata Hiu Paus di El Azul
Studi dengan rekaman drone (2016 dan 2022) menemukan bahwa perahu wisata dan perenang sering melanggar aturan di El Azul, lokasi hiu paus seluas 400 km². Penulis merekomendasikan pengawasan lebih baik, regulasi diri pemandu, dan investasi jangka panjang.